Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Pangkalpinang, Saparudin Jadi Responden Pertama

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Jun 2026 23:32 16 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 resmi diluncurkan di Kota Pangkalpinang pada Senin (15/6/2026). Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, tercatat sebagai warga pertama yang mengikuti proses pendataan ini di Rumah Dinas Wali Kota, dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, beserta tim petugas.

Kegiatan yang berlangsung, menandai dimulainya pengumpulan data ekonomi yang akan berlangsung secara bertahap hingga tanggal 31 Agustus 2026 mendatang. Dalam proses tersebut, petugas mengajukan sejumlah pertanyaan mulai dari data jumlah penghuni rumah hingga informasi sosial ekonomi yang dibutuhkan.

Saparudin menegaskan bahwa sensus bukan sekadar kegiatan administratif rutin, melainkan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

Menurutnya, kualitas keputusan pemerintah sangat bergantung pada ketepatan data yang dimiliki.

“Data yang akurat menjadi kunci kebijakan yang tepat sasaran. Dengan informasi yang benar, program pembangunan di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, hingga pelayanan publik dapat disusun agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh warga dan pelaku usaha se-Kota Pangkalpinang untuk mendukung pelaksanaan ini dengan memberikan keterangan yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memetakan secara lengkap kondisi perekonomian, aktivitas usaha, serta potensi ekonomi yang berkembang di daerah. Hasil pendataan nantinya akan menjadi acuan resmi bagi pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam merencanakan langkah pembangunan ke depan.

“Pendataan akan berlangsung hingga akhir Agustus. Kami memastikan seluruh informasi yang disampaikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan statistik sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Dewi.

Dengan diawalinya pendataan yang melibatkan pimpinan daerah, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Keberhasilan sensus ini sangat ditentukan oleh partisipasi aktif warga, sehingga data yang dihasilkan benar-benar dapat menjadi dasar pembangunan yang terarah dan berkelanjutan bagi Kota Pangkalpinang.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!