Sekda Bangka Tengah: ASN Harus Mampu Edukasi Masyarakat

waktu baca 3 menit
Kamis, 23 Jul 2026 14:30 14

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi perkembangan sektor jasa keuangan yang semakin dinamis.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Edukasi dan Literasi Keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di Gedung Diklat Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/7/2026) lalu.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Pelatihan Terpadu FINALLY (Literasi Inovasi Keuangan) ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah bekerja sama dengan Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, menegaskan bahwa literasi keuangan bukan lagi sekadar kemampuan mengelola keuangan pribadi, melainkan kompetensi yang harus dimiliki aparatur pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai transaksi dan layanan keuangan yang aman, legal, serta sesuai perkembangan era digital.

“Pelatihan ini kita tidak hanya dituntut mampu mengelola keuangan pribadi dengan baik, tetapi juga harus mampu menyampaikan pemahaman mengenai transaksi keuangan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat strategis. Kita harus memahami terlebih dahulu agar nantinya dapat memberikan edukasi yang benar kepada orang lain,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan di kalangan ASN menjadi bagian dari penguatan kualitas pelayanan publik. Aparatur dituntut mampu memahami perubahan di sektor jasa keuangan, termasuk berbagai inovasi layanan digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan OJK dalam menghadirkan pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan relevan dengan tantangan yang dihadapi ASN di tengah pesatnya transformasi digital.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius. Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertanya, dan menambah wawasan. Ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disebarluaskan kepada masyarakat di lingkungan kita,” katanya.

Nizam menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan memiliki pemahaman memadai terhadap perkembangan ekonomi maupun keuangan digital.

“Pemkab Bangka Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Aparatur harus kompeten, mampu beradaptasi, dan melek terhadap perkembangan ekonomi serta keuangan digital. Hal ini menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan seluruh pelaku industri jasa keuangan terus diperkuat guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dengan OJK dan seluruh industri jasa keuangan dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!