Pangkalpinang Mulai Pemusatan Pelatihan Calon Paskibraka 2026, 36 Siswa Siap Jalani Tugas Hingga Tahun Depan

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 16:40 37 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang secara resmi membuka pemusatan pelatihan dan pendidikan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, Senin (27/7/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Balai Betason Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon menyampaikan, pelatihan yang berlangsung hingga 15 Agustus 2026 ini akan diikuti oleh 36 peserta, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Setelah upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus 2026, para peserta akan dipulangkan ke sekolah maupun orang tua masing-masing pada 18 Agustus 2026.

“Masa tugas mereka sebagai anggota Paskibraka berlaku mulai 15 Agustus 2026 hingga 1 Juni 2027 mendatang,” ujar Donal saat memberikan arahan.

Ia menjelaskan, proses seleksi untuk tingkat provinsi maupun nasional sudah selesai dilaksanakan, di mana satu peserta asal Kota Pangkalpinang berhasil lolos ke tingkat nasional. Peserta yang sebelumnya lolos tingkat provinsi kemudian digantikan oleh peserta cadangan.

Pelatihan tahun ini melibatkan unsur TNI, Polri, Duta Pancasila Bangsa Indonesia, tim kesehatan serta Badan Pembinaan Paskibraka. Selain kemampuan baris-berbaris, para peserta juga akan mendapatkan pembekalan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan hingga pemahaman wawasan kebangsaan.

Meskipun materi dan pola pelatihan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, panitia memberikan penekanan khusus terkait kondisi cuaca yang diprediksi lebih ekstrem. Para pelatih diarahkan untuk menyesuaikan jadwal latihan, menghentikan kegiatan di lapangan saat cuaca terlalu panas dan beralih ke materi pembekalan di dalam ruangan.

“Fisik memang harus kuat, namun kesehatan menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan kondisi saat cuaca tidak mendukung,” tegas Donal.

Selain peran pelatih dan pembina, pihaknya juga mengajak orang tua untuk turut aktif melakukan pengawasan. Mengingat peserta hanya berada dalam pengawasan panitia saat jam pelatihan.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!