Juhaini: Antisipasi El Nino, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah di Rangkui, Langkah Nyata Jaga Stabilitas Pangan Pangkalpinang

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Jul 2026 15:45 20 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang juga dikenal dengan nama Gerakan Kerito Surong Ketapang, Stabilisasi Ketahanan Pangan di halaman Terminal Keramat, Kecamatan Rangkui, Rabu pagi (22/7/2026). Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk menekan laju inflasi daerah sekaligus mengantisipasi dampak fenomena El Nino terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok.

Kegiatan yang berjalan atas arahan langsung Presiden melalui Menteri Dalam Negeri ini menghadirkan 22 jenis komoditas pangan strategis yang dijual dengan harga distributor, sehingga jauh lebih murah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran umum.

Beras, minyak goreng, gula, telur, bumbu dapur hingga kebutuhan harian lainnya tersedia berkat sinergi Perum Bulog, Hypermart, pelaku UMKM, Kelompok Wanita Tani, serta berbagai distributor yang beroperasi di wilayah ini.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako, Juhaini menjelaskan kegiatan ini merupakan amanat pemerintah pusat yang harus dilaksanakan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia.

“Ini adalah arahan langsung Presiden yang disampaikan Menteri Dalam Negeri, sebagai langkah antisipasi dampak El Nino secara nasional. Di Pangkalpinang, kita beri nama Kerito Surong, yang menjadi bukti upaya terpadu seluruh jajaran pemerintah daerah menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat,” ujar Juhaini saat ditemui di lokasi kegiatan.

Juhaini menegaskan pengendalian inflasi dan pemeliharaan ketahanan pangan tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Diperlukan kerja sama dan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan agar pasokan pangan tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat.

“Kami berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama dalam menjaga daya beli di tengah tekanan harga. Pemerintah akan terus menghadirkan program serupa untuk memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Camat Rangkui, serta para lurah se-Kecamatan Rangkui yang turut memantau pelaksanaan kegiatan agar berjalan lancar.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!