Tiga ASN Jadi Korban Penembakan di Muliama, Salah Satunya Kabid Peternakan

waktu baca 2 menit
Kamis, 10 Sep 2026 16:25 9 dika okeyboz

JAKARTA, OKEYBOZ.COM – Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026) sore.

Ketiganya tewas setelah mengalami luka tembak dalam insiden yang kini masih diselidiki aparat keamanan.

Ketiga ASN tersebut merupakan bagian dari rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang berjumlah 11 orang. Rombongan sebelumnya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.

Namun, perjalanan kedinasan tersebut berujung tragis. Sekitar pukul 15.53 WIT, terjadi aksi penembakan di Kampung Muliama.

Adapun tiga pegawai Dinas Pertanian yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, di antaranya yakni:

Korban pertama berinisial WB, perempuan berusia 24 tahun. WB merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Ia mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan.

Setelah kejadian, WB dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. WB kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat perawatan medis.

Korban kedua adalah AR, perempuan berusia 49 tahun. AR bukan sekadar pegawai biasa di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Ia menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

AR mengalami luka tembak pada bagian perut. Berbeda dengan WB yang sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, AR dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara korban ketiga berinisial AAM, laki-laki berusia 35 tahun. Ia juga tercatat sebagai pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

AAM mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala dan tangan kiri. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ketiga korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.

Ketiganya menjadi korban saat menjalankan aktivitas kedinasan bersama rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Rombongan tersebut datang ke Distrik Muliama untuk meninjau kegiatan cetak sawah.

Pasca kejadian, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya bergerak melakukan pengamanan, penyelidikan, dan penyisiran di sekitar lokasi penembakan.

Petugas juga masih mendalami rangkaian kejadian serta motif di balik aksi penembakan tersebut untuk memastikan fakta secara menyeluruh.

Aparat sebelumnya menyebut aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan guna memastikan identitas serta pihak yang terlibat dalam aksi penembakan.

Di tengah proses penyelidikan, aparat juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi terkait penembakan di Distrik Muliama tersebut. (Inilah)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!