Dari Desa ke Pasar Global, Batianus Dukung Desa Devisa Perkuat UMKM dan Komoditas Lokal

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Sep 2026 08:47 8

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Desa Devisa 2026 di Kabupaten Bangka Tengah diharapkan mampu menjadi instrumen untuk memperluas pasar produk masyarakat desa hingga ke tingkat internasional.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Batianus, S.E., M.M., mengatakan pengembangan Desa Devisa harus diarahkan pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing.

“Penandatanganan SK Desa Devisa ini bukan sekadar prosesi administrasi, melainkan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk mendorong kemandirian ekonomi desa berbasis komoditas lokal agar mampu menembus pasar global,” ujar Batianus di Koba, Senin (28/9/2026).

Ia menyebut UMKM, kelompok tani dan pengrajin merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi desa yang perlu mendapatkan perhatian melalui pendampingan dan penguatan kapasitas.

Menurutnya, peluang masuk ke pasar internasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi. Kualitas, konsistensi produk, inovasi, kelembagaan dan akses pemasaran juga menjadi aspek yang perlu dipersiapkan.

Karena itu, Batianus berharap Desa Devisa dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan produk lokal secara lebih terarah.

“Bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha di desa, mari kita jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memperkuat kelembagaan desa,” katanya.

Batianus turut mengapresiasi dukungan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengembangan Desa Devisa di Bangka Tengah.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah itu menilai kolaborasi tersebut penting agar masyarakat desa tidak hanya didorong untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan akses yang dibutuhkan untuk menghadapi pasar yang lebih luas.

Batianus menegaskan, status Desa Devisa seharusnya tidak dipandang sebatas sebuah label. Menurutnya, predikat tersebut harus diterjemahkan menjadi program yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

“Status Desa Devisa adalah peluang emas sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga,” ucapnya.

Politisi senior Partai Golkar tersebut berharap pengembangan Desa Devisa dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis desa di Bangka Tengah.

Ia juga mendorong agar potensi lokal yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Semoga desa yang telah ditetapkan dapat memanfaatkan momentum dan peluang emas ini menuju Go global melalui Desa Devisa,” pungkas Batianus.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!