PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang memasuki masa purna tugas per 1 Oktober 2026, dengan mayoritas berprofesi sebagai tenaga pendidik yang telah mengabdi lebih dari tiga dekade. Pemerintah daerah menegaskan saat ini masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait penggantian maupun penerimaan tenaga baru guna mengisi kekosongan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi, usai memimpin Apel Gabungan sekaligus penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya dan Tali Asih KORPRI di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (5/10/2026).
“Yang kebanyakan purna kita adalah dari tenaga pendidik, guru-guru kita. Tadi sudah ada yang masa baktinya 38 tahun, 34 tahun, di atas 30 tahun,” ujar Agustu.
Dalam kegiatan tersebut, tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya sebagai pengakuan pengabdian berkesinambungan kepada negara:
– Darwin — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, masa bakti 30 tahun
– Hisar Mangolo Manalu — Kepala Dinas Kesehatan, masa bakti 20 tahun
– Rahmawati — Pranata Komputer Terampil Kesbangpol, masa bakti 10 tahun
Secara bersamaan, sebanyak 20 ASN menerima Tali Asih dan penghargaan KORPRI atas purna tugas terhitung 1 September hingga 1 Oktober 2026. Sebagian besar merupakan guru di berbagai jenjang pendidikan, disertai pejabat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Puskesmas, serta instansi teknis dan kecamatan.
Satu penghargaan Tali Asih juga diserahkan kepada Siti Rohani, ASN yang sedang sakit, melalui perwakilan keluarga dan rekan kerja.
Agustu menjelaskan, di tengah tingginya jumlah guru yang pensiun, pemerintah daerah belum dapat langsung melakukan perekrutan pengganti. Hal ini berkaitan dengan kebijakan pembatasan penerimaan ASN atau zero growth yang masih berlaku.
“Kita masih menunggu kebijakan itu terkait penerimaan atau penggantian. Karena memang tidak ada lagi kebijakan terkait zero growth untuk ASN guru dan nakes,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga menyiapkan skema pengisian kebutuhan tenaga pendidik melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Agustu berharap kebijakan pusat ke depan tidak hanya mengatur penambahan personel, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui peningkatan gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi seluruh ASN maupun PPPK.
Selain penghargaan dan persoalan kepegawaian, Agustu mengingatkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mempercepat penyerapan anggaran. Pasalnya, tahun anggaran 2026 telah memasuki triwulan keempat, periode terakhir pelaksanaan kegiatan. Evaluasi mencakup realisasi APBD induk sekaligus persiapan APBD Perubahan 2026.
“Kita sudah memasuki triwulan yang keempat, berarti triwulan yang terakhir. Harapan saya kepala OPD sekali lagi mengevaluasi serapan-serapan anggarannya,” pesannya.
Dalam apel tersebut, Pemkot Pangkalpinang juga memberikan penghargaan bagi pemenang lomba antarperangkat daerah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang. Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi wujud apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi para pegawai yang telah mengabdi selama puluhan tahun untuk kemajuan kota.(OB/W*)
Tidak ada komentar