Orang Tua Aldo Sambangi Radak Babel, Perjuangan Mencari Keadilan Dibawa ke Panggung Nasional

waktu baca 3 menit
Rabu, 21 Okt 2026 11:10 58 dika okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pertanyaan mengenai kematian Aldo masih menyisakan pekerjaan rumah yang belum tuntas bagi keluarganya. Berharap perkara ini mendapat perhatian lebih luas, orang tua almarhum mendatangi kantor Radak Babel untuk menyuarakan perjuangan mereka, sekaligus mendorong agar kasus tersebut tidak berhenti di tingkat daerah dan memperoleh perhatian hingga nasional.

Kedatangan kedua orang tua Aldo menjadi gambaran betapa panjang dan berat perjuangan keluarga untuk mencari jawaban. Mereka datang bukan sekadar untuk menceritakan kesedihan, melainkan berharap ada media yang terus mengawal persoalan ini secara independen, konsisten, dan tidak berhenti ketika perhatian publik mulai meredup.

Kepada Radak Babel, keluarga mengungkapkan kekecewaan terhadap pemberitaan sejumlah media lain yang sebelumnya sempat mengangkat kasus Aldo, tetapi kemudian tidak lagi berlanjut. Bahkan, menurut penuturan keluarga, sejumlah berita yang sebelumnya dapat diakses mendadak menampilkan halaman error 404.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari keresahan keluarga. Namun, penyebab hilangnya halaman pemberitaan itu masih perlu ditelusuri dan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai bentuk intervensi atau upaya membungkam informasi.

Bagi keluarga, persoalan utamanya tetap sama perjuangan mencari keadilan tidak boleh berhenti hanya karena pemberitaan meredup.

“Kami ingin kasus anak kami diketahui secara nasional dan terus dikawal sampai ada kejelasan,” demikian inti harapan yang disampaikan keluarga dalam kunjungan tersebut.

Kedua orang tua Aldo diterima langsung oleh CEO Radak Babel, La Ode M. Murdani. Pria keturunan Sulawesi Tenggara itu menegaskan komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan kasus Aldo dan memberikan ruang bagi fakta-fakta yang relevan untuk disampaikan kepada publik.

La Ode menilai, perkara yang menyangkut kematian seseorang dan perjuangan keluarga memperoleh kepastian tidak boleh kehilangan perhatian hanya karena prosesnya berjalan panjang.

“Radak Babel akan terus mengikuti perkembangan kasus Aldo. Kami ingin persoalan ini terang, fakta-faktanya terungkap, dan keluarga mendapatkan keadilan sesuai ketentuan hukum,” menjadi penegasan sikap redaksi.

Bukan Sekadar Berita, Ini Perjuangan Mencari Kebenaran

Perjuangan keluarga Aldo kini juga menjadi ujian bagi konsistensi pemberitaan. Dalam perkara yang masih bergulir, tugas media bukan menjatuhkan vonis, melainkan memastikan pertanyaan publik tetap mendapat ruang, fakta diuji, dan pihak-pihak terkait diberikan kesempatan untuk menjelaskan.

Sebelumnya, persidangan perkara perdata di Pengadilan Negeri Pangkalpinang pada 20 Oktober 2026 menyoroti persoalan tiga resume medis yang menurut kuasa hukum Aldo memiliki perbedaan isi. Persoalan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai proses penerbitan, validitas, serta kesesuaian dokumen dengan rekam medis asli.

Perbedaan dokumen itu masih harus diuji melalui persidangan dan pemeriksaan bukti. Belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi pemalsuan sebelum fakta dan tanggung jawab hukum ditetapkan.

Namun, satu hal tidak boleh diabaikan: keluarga berhak memperoleh penjelasan yang layak atas pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan melalui jalur hukum.

Radak Babel Tegaskan Pengawalan Berkelanjutan

Kunjungan orang tua Aldo menjadi pengingat bahwa di balik dokumen, keterangan saksi, dan proses persidangan, terdapat keluarga yang masih menanti kepastian.

Radak Babel menyatakan akan terus memantau perkembangan perkara, menguji informasi yang diperoleh, meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, serta memberitakan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pengawalan tersebut bukan berarti mendahului putusan pengadilan atau menyimpulkan kesalahan pihak tertentu. Sebaliknya, independensi media harus dijaga agar setiap fakta dapat disampaikan secara berimbang dan kepentingan publik tetap terlindungi.

Bagi keluarga Aldo, perjuangan belum selesai. Bagi pers, tanggung jawab tidak berakhir ketika sebuah berita terbit.

Kini, harapan orang tua Aldo sederhana tetapi mendasar jangan biarkan perkara ini tenggelam sebelum seluruh pertanyaan terjawab. Keadilan tidak boleh berhenti pada harapan. Kebenaran harus terus dicari, fakta harus terus diuji, dan suara keluarga harus tetap mendapat tempat. (RADAK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!