APDESI Bangka Tengah bawa data anomali bansos 1.094 warga ke Bappenas

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Okt 2026 23:07 9

KOBA, OKEYBOZ.COM — Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bangka Tengah, Yani Basaroni, membawa data anomali bantuan sosial yang mencakup 1.094 warga ke Bappenas RI di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Data tersebut dihimpun dari 32 desa di enam kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah dan memuat warga yang menurut pemerintah desa layak menerima bantuan sosial, tetapi tercatat pada desil 6–10 atau belum terdata sesuai kondisi sosial ekonominya dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Menurut pemerintah desa, ada 1.094 jiwa yang sangat layak mendapatkan bantuan sosial,” kata Yani.

Ia menjelaskan, warga yang masuk dalam pendataan itu antara lain lanjut usia, janda, kepala keluarga yang sakit, penyandang disabilitas, serta masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan.

Yani berharap instansi terkait menindaklanjuti data tersebut melalui verifikasi dan pemutakhiran agar penetapan penerima bantuan sosial sesuai dengan kondisi masyarakat.

Ia juga meminta kepala desa berkoordinasi dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk mengajukan sanggahan desil melalui prosedur yang berlaku.

Menurut rekapitulasi APDESI, jumlah warga yang masuk dalam pendataan anomali terdiri atas 353 jiwa di Kecamatan Sungai Selan, 252 jiwa di Lubuk Besar, 173 jiwa di Pangkalan Baru, 158 jiwa di Koba, 94 jiwa di Simpang Katis, dan 64 jiwa di Namang.

Data tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada BPS Bangka Tengah dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Tengah.

APDESI berharap koordinasi lintas instansi dapat mempercepat perbaikan data sehingga program bantuan sosial dapat menjangkau warga yang memenuhi kriteria penerima.

Adapun data 1.094 jiwa tersebut merupakan hasil pendataan pemerintah desa dan masih memerlukan tindak lanjut melalui verifikasi serta pemutakhiran oleh instansi berwenang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!