Dugaan Skandal Rp70 Juta di Laga Persebaya-Madura United, Nama Angga Saputro Terseret

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 19:28 21 dika okeyboz

SURABAYA, OKEYBOZ.COM – Kekalahan Madura United 1-3 dari Persebaya Surabaya kini menyisakan tanda tanya besar. Informasi dugaan pengaturan skor yang menyeret nama Angga Saputro dan menyebut transaksi Rp70 juta mencuat, meski hingga kini belum ada bukti terverifikasi yang memastikan keterlibatan sang penjaga gawang.

Informasi yang diterima redaksi menyebut adanya dugaan pengaturan skor pertandingan, bahkan menyeret nominal fantastis sebesar Rp70 juta yang disebut-sebut berkaitan dengan dua gol dan dugaan transaksi dengan bandar taruhan sepak bola.

Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan yang belum dapat dibuktikan secara independen. Belum diketahui siapa sumber utama tuduhan, bagaimana transaksi itu disebut berlangsung, maupun apakah terdapat bukti komunikasi atau aliran dana yang mendukungnya.

Berdasarkan catatan resmi operator kompetisi, pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo itu memang berakhir dengan kemenangan Persebaya 3-1. Angga Saputro tercatat sebagai penjaga gawang Madura United sepanjang pertandingan.

Persebaya membuka keunggulan melalui Miguel Pereira pada menit ke-22. Madura United kemudian menyamakan kedudukan lewat Gali Freitas sebelum Yuran Fernandes mencetak gol dari titik penalti dan Yann Mabella memastikan kemenangan tuan rumah pada masa tambahan waktu.

Pertanyaannya, apakah kekalahan tersebut murni hasil pertandingan di lapangan, atau terdapat praktik pengaturan skor sebagaimana informasi yang kini perlu ditelusuri?

Pertanyaan itu tidak boleh dijawab hanya berdasarkan kecurigaan terhadap penampilan seorang pemain. Kesalahan penjaga gawang, kebobolan, ataupun kekalahan tim bukan bukti bahwa pertandingan telah diatur.

Meski demikian, dugaan keterlibatan jaringan perjudian dalam sebuah pertandingan profesional merupakan persoalan serius yang patut ditindaklanjuti apabila terdapat bukti awal yang dapat dipertanggungjawabkan.

Jika informasi tentang transaksi Rp70 juta tersebut benar-benar didukung bukti, persoalan ini bukan sekadar kekalahan tiga poin, melainkan berpotensi menyangkut integritas kompetisi dan kepercayaan publik terhadap sepak bola nasional.

PSSI, operator kompetisi, dan pihak berwenang perlu didorong menelusuri informasi tersebut apabila laporan resmi beserta bukti pendukung telah disampaikan.

Sementara itu, Angga Saputro dan manajemen Madura United harus diberikan kesempatan menyampaikan klarifikasi atas tuduhan yang beredar.

Hingga naskah ini disusun, belum terdapat konfirmasi yang dapat diverifikasi mengenai keterlibatan Angga Saputro dalam pengaturan skor ataupun penerimaan uang Rp70 juta dari bandar taruhan.

Sepak bola tidak boleh dikotori mafia taruhan. Namun, nama dan reputasi seorang pemain juga tidak boleh dihancurkan oleh tuduhan tanpa bukti. Redaksi akan terus menelusuri informasi ini dengan mengedepankan verifikasi, konfirmasi, serta hak jawab seluruh pihak terkait. (Tim Investigasi/Radak Babel)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!