Pemkab Bangka Tengah Dorong Desa Devisa, Investasi dan Eventonomics untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Bidik Pasar Ekspor Lada Putih

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Nov 2026 15:53 1

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan desa devisa, perluasan pasar ekspor, peningkatan investasi, serta penyelenggaraan kegiatan berskala nasional dan internasional.

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, M. Makhdi, mengatakan pengembangan sektor unggulan perlu diarahkan untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah lada putih Bangka atau white pepper yang telah dikenal di pasar internasional, termasuk Eropa. Pemerintah daerah tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan eksportir untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkuat identitas produk melalui sistem ketertelusuran (traceability).

“Untuk identitas dan asal produk tersebut perlu diperkuat kembali agar nilai ekonomi dan sejarah lada Bangka tetap melekat pada daerah penghasilnya,” ujar Makhdi di Koba, Minggu (1/11/2026).

Selain lada putih, Pemkab Bangka Tengah juga melihat peluang ekspor produk perikanan dengan menyasar pasar diaspora Indonesia di luar negeri serta sejumlah negara Eropa. Namun, upaya tersebut harus didukung kesiapan produksi, peningkatan mutu, dan pemenuhan sertifikasi sesuai standar negara tujuan.

Untuk mewujudkannya, pemerintah daerah mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk perangkat daerah, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk serta memperluas jaringan pemasaran.

Eventonomics untuk Menggerakkan Ekonomi

Selain memperkuat ekspor dan investasi, Pemkab Bangka Tengah juga mendorong penyelenggaraan kegiatan berskala nasional dan internasional melalui konsep eventonomics atau pemanfaatan acara untuk menggerakkan aktivitas ekonomi.

Menurut Makhdi, kegiatan berskala besar tidak hanya menjadi sarana promosi potensi daerah, tetapi juga dapat meningkatkan kunjungan, belanja masyarakat, aktivitas perdagangan, dan peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.

Penyelenggaraannya membutuhkan perencanaan matang, dukungan lintas organisasi perangkat daerah, serta pembiayaan melalui kolaborasi berbagai pihak. Peran media juga dinilai penting untuk memperkenalkan produk unggulan dan peluang investasi Bangka Tengah ke pasar yang lebih luas.

Mendorong Dana Masuk dan Aktivitas Ekonomi Desa

Makhdi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi daerah perlu didukung belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga, investasi, serta aktivitas ekspor dan impor. Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penerimaan pajak dan retribusi, tetapi juga mendorong masuknya anggaran pemerintah pusat, investasi swasta, dan pergerakan ekonomi desa.

“Sekarang lebih konsen bagaimana bisa ada dana pemerintah pusat masuk, investasi masuk, terus desa bergerak,” katanya.

Melalui penguatan komoditas ekspor, pengembangan sektor perikanan, promosi investasi, dan penyelenggaraan berbagai kegiatan ekonomi, Pemkab Bangka Tengah berharap sumber pertumbuhan ekonomi semakin beragam.

Pengembangan desa juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah potensi lokal, membuka peluang usaha, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!