Puluhan Warga Dusun Harapan Makmur Gruduk Kantor Desa Keposang, Tuntut Kades Kenny Edwardi Cabut SK Mutasi Kadus.

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Feb 2024 07:00 43 Admin

 

Editor: Wana

Penulis : Deni Saputra

 

 

OKEYBOZ,COM.TOBOALI- Puluhan warga Dusun Harapan Makmur berbondong – bondong mendatangi Kantor Desa Keposang Kecamatan Toboali pada Jumat (2/2/2024).

 

 

Kedatangan rombongan warga tersebut ingin menuntut Kepala Desa (Kades) Kaposang segera mencabut Surat Keputusan (SK) yang sempat dikeluarkan terkait rotasi mutasi jabatan Kepala Dusun (Kadus).

 

Aksi warga tersebut karena mutasi Kadus yang semula menjabat di Dusun Harapan Makmur harus di ganti dengan Kadus baru yang mana Kadus baru itu bukan dari warga Dusun Harapan Makmur.

 

Kades Kaposang Kenny Edwardi saat diwawancara mengatakan, dirinya melakukan rotasi mutasi Kadus dengan tujuan pembinaan.

 

Menurut Kenny bahwa pembinaan perlu dilakukan lantaran Kadus semula dinilai kurang disiplin dalam pekerjaan. Hal itu pernah disampaikan Kenny pernah kepada warga Dusun Harapan Makmur sendiri.

 

Bahkan, Kenny menambahkan laporan ketidak disiplinan dalam kerja Kadus pernah dua kali dirinya terima laporan dari warga Dusun Harapan Makmur.

 

Sehingga Kenny pun memberi SP2 ke Kadus Harapan Makmur semula.

 

Menanggapi permintaan massa yang datang ke kantor desa dan sempat berorasi Kenny pun mengabulkan permintaan dari massa

 

Namun untuk kesepakatan Kenny meminta kepada para warga yang datang untuk melakukan orasi terkait rotasi mutasi Kadus untuk menandatangani persetujuan agar apabila kedepannya terjadi permasalahan terhadap Kadus semula dirinya tidak ikut disalahkan.

 

“Kalau memang mau tetap memakai Kadus lama tidak apa-apa, tapi jangan salah saya jika kedepannya ada permasalahan,” beber Kenny.

 

SK sudah di terbitkan kades pun terima apabila ada tanda tangan dari warga yang audensi kades siap mencabut SK kadus yang di setujui tanda tangan dari warga.

 

Kalau memang mau tetap memakai Kadus lama tidak apa-apa, tapi jangan salah saya jika kedepannya ada permasalahan,” tegas Kenny.

 

Akhirnya timbul kata sepakat dari kedua buah pihak, sekitar 60 orang demonstran menanda tangani surat persetujuan dan di dokumentasikan oleh pihak Pemerintah Desa Keposang.

 

Akibat aksi dari massa di depan kantor desa, sejumlah anggota dari Polres dan Polsek Bangka Selatan serta anggota Kodim dan Koramil ikut berjaga saat berlangsung orasi tersebut.(OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!