PLN Babel Kembangkan FABA untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 22:15 34

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — PT PLN (Persero) terus mengembangkan pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari proses pembangkitan untuk mendukung ketahanan pangan, ekonomi masyarakat, dan lingkungan di Bangka Belitung.Pengem

bangan tersebut menjadi bagian dari kunjungan Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya bersama Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo ke PLN UPK Bangka Belitung, Kamis (13/8/2026).Salah

satu pemanfaatan FABA dilakukan melalui kolaborasi PLN dengan Forum Masyarakat Petani (FORMAP) Bangka Belitung yang telah berjalan lebih dari tiga tahun. FABA dimanfaatkan sebagai bahan pendukung pupuk dan pembenah tanah.Sepanj

ang 2026, pemanfaatan FABA melalui FORMAP mencapai hingga 100 ton per bulan dengan produksi lebih dari 25 ribu karung pupuk. Penggunaan FABA juga disebut mampu menekan biaya produksi hingga 58,3 persen.Rizal

mengatakan, keberhasilan di Bangka Belitung menunjukkan bahwa PLTU tidak hanya berperan menghasilkan listrik, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi dan pangan bagi masyarakat sekitar.“PLTU

ini tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga bisa menjadi sentra-sentra pangan di sekitarnya,” ujar Rizal.Selain

pertanian, FABA di PLTU Air Anyir juga dimanfaatkan untuk pupuk, batako, material subgrade, dan kebutuhan konstruksi lainnya. Produksi FABA di lokasi tersebut rata-rata mencapai 26.802 ton per tahun.Ketua

Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi kolaborasi PLN dan FORMAP. Ia berharap pemanfaatan FABA untuk sektor pertanian dapat dikembangkan menjadi program berskala nasional guna mendukung ketahanan pangan.PLN me

negaskan pemanfaatan FABA akan terus dioptimalkan melalui kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, sehingga memberikan nilai tambah bagi lingkungan, pertanian, serta perekonomian masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!