
Editor : Tri
OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG — Satwa liar mempunyai peranan penting dalam menjaga kelestarian ekosistem lingkungan. Untuk itu, PT Timah bersama Yayasan Alobi melaksanakan rehabilitasi satwa liar di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Reklamasi Kampoeng Air Jangkang.
Reklamasi Air Kampoeng merupakan salah satu kawasan Reklamasi PT Timah yang terletak di Kabupaten Bangka. Di kawasan ini, PT Timah melakukan reklamasi dalam bentuk lain yang mengintegrasikan sektor pertanian, pembibitan, perkebunan, dan peternakan.
PPS Alobi Air Jangkang merupakan salah satu langkah nyata PT Timah untuk berperan aktif dalam melestarikan, menyelamatkan, dan melestarikan satwa liar yang dilindungi negara.
Saat ini, sebanyak 121 satwa yang direhabilitasi di PPS Jangkang Air, seperti burung beo, merak, buaya, rusa sambar, rusa, siamang, binturong, siamang jawa, beruang madu, dan berbagai jenis lainnya.
Hewan yang direhabilitasi adalah hewan rampasan negara korban konflik dengan masyarakat dan hewan hasil translokasi dari PPS lain.
Sejak didirikan pada tahun 2018, ratusan satwa liar yang dilindungi telah direhabilitasi di PPS Alobi Air Jangkang. Proses rehabilitasi ini merupakan upaya mengembalikan naluri liar. Satwa yang siap dikembalikan ke habitatnya akan dilepasliarkan ke habitatnya.
Manajer PPS Alobi Air Jangkang, Endi R Yusuf mengatakan, saat ini satwa liar yang direhabilitasi di PPS Alobi AirANGKang berjumlah 30 ekor.
Pasalnya, saat ini sedang tingginya tingkat konflik antara buaya dan manusia, akibat terganggunya ekosistem buaya akibat aktivitas penambangan liar. Dalam waktu dekat akan dibentuk Satgas Tumbuhan dan Satwa Liar.
Endi mengatakan, PT Timah merupakan salah satu perusahaan tambang yang sangat peduli terhadap kelestarian satwa. Hal ini terbukti dengan konsistennya dukungan PT Timah terhadap program rehabilitasi hewan di PPS Alobi Air Jangkang.
“Program yang dijalankan PT Timah dan Alobi di PPS Alobi Air Jangkang ini merupakan salah satu program terbaik dalam melestarikan satwa liar,” kata Endi
Ia mengatakan, kegiatan usaha PT Timah sebagai perusahaan pertambangan tentu berdampak langsung terhadap lingkungan. Namun, jika hal ini dilakukan secara terkendali dan sesuai peraturan, maka dampak penambangan akan bisa diminimalisir.
“Melalui PPS Alobi Air Jangkang ini merupakan upaya PT Timah dalam melestarikan satwa liar di Babel. Setelah direhabilitasi, satwa-satwa tersebut akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Upaya PT Timah ini patut ditiru oleh tambang lain karena merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian satwa liar. ,” kata Endi.
Satwa liar berperan penting dalam menjaga ekosistem, apalagi saat ini dunia sedang menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Satwa liar mempunyai peranan penting terhadap alam sehingga harus kita lestarikan untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati di Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, Yayasan Alobi juga kerap mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelestarian satwa liar dengan tidak melakukan perburuan dan tidak merusak ekosistem satwa. (*)
Tidak ada komentar