Jurnalis Senior Albana Ajak Pers Tetap Objektif dan Berimbang

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Mei 2026 15:39 8

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Jurnalis senior Bangka Belitung, Albana, menyoroti tantangan besar yang dihadapi insan pers dalam menjaga profesionalisme di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikannya dalam seminar dan dialog publik yang digelar Polda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (6/5/2026).

Dalam pemaparannya, Albana menekankan bahwa perkembangan teknologi telah mendorong percepatan distribusi informasi, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko kesalahan dalam pemberitaan.

Menurutnya, tuntutan kecepatan seringkali membuat sebagian media mengabaikan prinsip dasar jurnalistik, khususnya dalam proses verifikasi.

“Kecepatan memang menjadi kebutuhan di era digital, tetapi tidak boleh mengorbankan akurasi. Prinsip check and recheck harus tetap menjadi fondasi dalam setiap proses pemberitaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kepercayaan publik terhadap media sangat bergantung pada konsistensi jurnalis dalam menyajikan informasi yang benar dan berimbang. Ketika media gagal menjaga akurasi, dampaknya tidak hanya merugikan narasumber, tetapi juga menurunkan kredibilitas pers secara keseluruhan.

Albana juga menyoroti pentingnya menjaga independensi redaksi dari berbagai bentuk tekanan, baik yang bersifat politik, ekonomi, maupun kepentingan kelompok tertentu.

“Jurnalis harus mampu berdiri di atas semua kepentingan. Independensi adalah kunci agar informasi yang disampaikan tetap objektif dan tidak bias,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial, jurnalis dituntut untuk tampil sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya.

“Media harus menjadi rujukan utama masyarakat. Itu hanya bisa terwujud jika jurnalis disiplin dalam verifikasi dan tidak terjebak pada informasi yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Albana juga mengajak insan pers untuk terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman terhadap etika jurnalistik, agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme.

Seminar yang diinisiasi Polda Babel ini dihadiri oleh jajaran kepolisian, perwakilan Dewan Pers, serta jurnalis dari berbagai media di Bangka Belitung. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bersama dalam memperkuat kualitas pemberitaan dan menjaga ekosistem informasi yang sehat.

Melalui pandangannya, Albana menegaskan bahwa masa depan pers sangat ditentukan oleh komitmen jurnalis dalam menjaga akurasi, independensi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!