
Caption: Kos Kosan Rakun 2, yang disinyalir menjadi tempat prostitusi berada di Jalan Batu Nirwana Semabung Lama Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.
Penulis: Kusuma.
OKEYBOZ COM, PANGKALPINANG, — Prostitusi terselubung tampaknya kian marak di wilayah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Lemahnya pengawasan mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RW), Rukun Warga (RW), Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat pemerintah daerah, telah ikut memuluskan oknum warga membuat tempat-tempat yang bermau mesum.
Modus yang seringkali dilakukan oleh oknum warga tersebut adalah membuat kos-kosan dan penginapan type melati.
Modus ini disinyalir cukup ampuh untuk mengelabui perangkat pemerintahan maupun aparat penegak hukum (APH).
Bahkan tak jarang oknum pengusaha kos-kosan dan penginapan melati ini justru berkolaborasi bersama perangkat pemerintahan maupun APH.
Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber) mendapatkan infotmasi bahwa salah satu kos-kosan yang disinyalir menjadi tempat prostitusi berada di Jalan Batu Nirwana Semabung Lama Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.
Tim Jobber sempat mendatangi lokasi yang dituding menjadi tempat mesum pria hidung belang bersama pasangannya tersebut.
Lokasi ini cukup tersembunyi dari jalan raya, namun cukup mudah untuk didatangi.
“Ia Bang, biasalah Bang. Kalo mau lokasi nyaman di sana Bang, di kos-kosan Ra***. Di sana bisa sewa perhari Bang. Dan jauh dari mata-mata Bang. Warga di sekitar kosan itu cuek Bang, jadi kita aman kalo bawa cewek,” ujar Mon, kepada Tim Jobber.
Mendapatkan informasi ini, Tim Jobber mencoba mengkonfirmasi kepada pengelolah Kost Rakun 2, Yulia alias Alien.
Hanya saja, Yulia membantah jika kos-kosan mereka tersebut menjadi tempat mesum para pria hidung belang dan pasangannya.
“Tidak benar Bang. Disini ketat aturannya, dan kita sudah memberikan aturan-aturan kepada para tamu,” ujar Yulia.
Diakui Yulia, bagi para tamu yang mau menginap, harus menyerahkan KTP, dan setiap kamar hanya boleh didiami satu orang.
“Di sini juga dilengkapi CCTV, jadi terpantau siapa saja yang masuk ke sini,” tukasnya.
Hanya saja, penjelasan Yulia alias ALien ini berbeda, ketika Tim Jobber masuk ke areal kos-kosan Rakun 2.
Saat masuk ke areal kosan, Tim Jobber sempat berbincang dengan seorang wanita yang mengaku menginap di kosan tersebut.
Tidak sengaja, Tim Jobber melihat ada laki-laki yang juga berada dalam kamar, di tempat si wanita tersebut ngamar.
“Iya Bang disini bisa sewa perhari. Ada yang Rp 130.000 per hari, ada juga yang Rp 150.000 per hari. Sesuai dengan fasilitas kamarlah Bang,” ujar si Wanita, yang mengenakan kaos dan celana pendek tersebut.
Saat ditanya apakah boleh membawa cewek atau wanita nginap ke dalam kamar, meski malu-malu, si wanita ini menyatakan bisa.
“Bisa Bang,” tukasnya.
“Berarti bebas ya kalo kita mau bawa cewek ke sini,” tanya Tim Jobber.
“Bisalah Bang,” jawabnya.
Lurah Semabung Lama Rusdi Tohir Kalam yang dihubungi Tim Jobber pada Kamis (8/8/2024) siang mengaku belum tahu jika Kos Rakun 2 disinyalir tempat para pria hidung belang berbuat mesum dengan pasangannya.
“Belum tahu Komandan. Tahun lalu pernah ada razia ke kos-kosan itu, tetapi kalo nggak salah tidak ditemukan pasangan mesum saat razia,” ujarnya.
Mendapat informasi dari Tim Jobber terkait kabar tak sedap terkait keberadaan Kost Rakun 2 tersebut, Lurah Semabung Lama Rusdi berjanji akan segera mendatangi kos Rakun 2.
Ternyata benar janji Lurah Semabung Lama ini, pada Kamis (8/8/2024) petang dirinya bersama Ketua RT setempat mendatangi Kost Rakun 2, yang lokasinya ini di depan Perusahaan Air Kemasan Bolesa.
Jarak dari pagar Bolesa hanya sekitar 200 meter saja.
“Komandan, sudah saya datangi lokasi Kos Rakun. Besok saya minta pemilik atau pengelolah kost Rakun ke Kantor Lurah untuk menjelaskan aktivitas dan izin kosan tersebut,” ujar Lurah Rusdi. (OB)
Tidak ada komentar