PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat warga Kelurahan Air Salemba yang secara sukarela bergotong royong membersihkan lingkungan dan saluran air, tanpa menunggu perintah dari pemerintah. Kegiatan kerja bakti ini berlangsung di Jalan Belanak 2 RT 004 RW 002, Selasa (12/5/2026), dalam rangka mendukung program Pangkalpinang Bersih dan mencegah risiko banjir.
Ditemani Asisten I Agustus Effendi, Asisten II Juhaini, Camat, Lurah, Babinkamtibmas, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dessy menyebut langkah warga ini sebagai bukti nyata keberhasilan menanamkan kesadaran lingkungan.
Ia menegaskan, dukungan masyarakat adalah kunci utama agar kebersihan dan keamanan lingkungan dapat terwujud sepenuhnya, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendirian.
“Saya tanya langsung ke warga: kenapa gotong royong? Apakah disuruh Camat atau Lurah? Mereka jawab tegas: ‘Kami sadar sendiri Bu, kami takut banjir.’ Jawaban itu luar biasa. Ini yang kita harapkan, kesadaran murni demi kebaikan bersama,” ujar Dessy usai meninjau lokasi kegiatan.
Menurut warga setempat, wilayah perbatasan Air Salemba dan Gabek 1 memiliki debit air cukup besar, dan saluran yang tertutup tanaman liar serta sampah kerap memicu genangan saat hujan. Oleh karena itu, mereka rutin melakukan pembersihan hingga satu atau dua kali seminggu demi menjaga kelancaran aliran air.
Gerakan ini sejalan dengan program nasional Indonesia Asri serta program unggulan daerah Pangkalpinang Bersih yang digagas Wali Kota. Dessy berharap semangat sukarela ini tidak hanya ada di wilayah itu saja, tapi menular ke seluruh kecamatan dan kelurahan, menjadi budaya hidup warga sehari-hari.
“Harapannya gerakan ini terus berkembang, diikuti, dan dijalankan terus-menerus oleh semua elemen, bukan hanya perangkat daerah saja. Kita harus selalu waspada, apalagi curah hujan mulai sering turun. Lingkungan bersih dan aman adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Pemerintah Kota sendiri sempat merencanakan lomba kebersihan lingkungan pada tahun lalu, namun tertunda karena kendala teknis. Meski belum ada jadwal pasti pelaksanaan ulang, Dessy menilai semangat yang muncul saat ini sudah menjadi prestasi dan motivasi tersendiri bagi masyarakat.
Ia kembali mengimbau seluruh warga agar makin disiplin membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang limbah sembarangan ke tanah kosong atau saluran air yang bisa menyumbat aliran dan menyebabkan banjir. Kebersihan di titik-titik rawan genangan diminta terus dijaga demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
“Mohon kesadaran semua pihak, rajinlah membersihkan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Kerja sama dan kepedulian warga adalah hal paling utama yang harus terus kita pupuk. Ini wujud nyata Pangkalpinang yang bersih, asri, dan bebas banjir,” pungkas Dessy Ayutrisna.(OB/W*)
Tidak ada komentar