Pemprov Babel Apresiasi Gerak Cepat DPRD Baru, Fokus pada Percepatan Legalitas Tambang Eks PT Kobatin

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Sep 2024 23:46 54 Admin

 

Editor: Aditya.

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Kep. Babel) memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang diambil oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel masa bakti 2024-2029, yang baru dilantik pada Rabu (24/9/2024). Hanya berselang sehari setelah pelantikan, DPRD Babel langsung menginisiasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas isu strategis terkait pertambangan timah di wilayah eks PT Kobatin, yang terletak di kawasan Merbuk dan Kenari, Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

RDP yang berlangsung pada Kamis (26/9/2024) di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel ini diinisiasi oleh Ketua sementara DPRD Babel, Didit Srigusjaya, dan turut mengundang berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah serta jajaran pimpinan perangkat daerah. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Babel, Fery Afriyanto, hadir bersama timnya untuk memberikan dukungan atas agenda penting ini.

Fokus utama dari RDP ini adalah percepatan legalitas wilayah tambang eks PT Kobatin yang selama ini menjadi sorotan publik. Menurut Pj Sekda Babel, Fery Afriyanto, Pemprov Babel sangat mendukung percepatan proses legalitas tersebut, namun beliau menekankan bahwa persoalan terkait pertambangan timah kini berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kami berharap agar penyelesaian ini segera dipercepat oleh Kementerian ESDM,” tegas Fery, menunjukkan komitmen Pemprov Babel untuk mendukung proses tersebut secara optimal. Meski demikian, beliau juga mengingatkan bahwa pengelolaan pertambangan timah harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai regulasi yang berlaku.

Ketua sementara DPRD Babel, Didit Srigusjaya, dalam keterangannya menekankan bahwa RDP ini digelar sebagai langkah awal untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan mencari solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. “Intinya, kita ingin ini dikelola dengan baik dan benar,” ungkap Didit.

RDP ini mendapatkan perhatian khusus dari berbagai kalangan, mengingat pentingnya wilayah tambang eks PT Kobatin bagi perekonomian daerah dan dampaknya bagi masyarakat setempat. Pemanfaatan lahan bekas tambang ini diharapkan bisa menjadi titik awal revitalisasi ekonomi di Koba dan sekitarnya, selama pengelolaan dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai aturan hukum.

Kecepatan DPRD Babel yang baru dalam merespons isu krusial ini mendapat apresiasi luas, baik dari kalangan pemerintah daerah maupun masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen para wakil rakyat yang baru dilantik untuk langsung bekerja menangani masalah-masalah mendesak yang dihadapi oleh provinsi, dengan fokus pada penyelesaian yang cepat dan tepat.

Dengan langkah ini, Babel tampaknya siap memasuki era baru dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan, di mana keseimbangan antara kepentingan ekonomi, hukum, dan lingkungan menjadi prioritas utama.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!