
OKEYBOZ,COM.TOBOALI- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) semakin serius dalam mendorong pengembangan talenta digital di daerah.
Plt. Kadis Kominfo Bangka Selatan, Yuri Siswanto, S.ST., MM., menyampaikan kabar gembira terkait rencana program pengembangan digital yang akan dilaksanakan pada 2025. Kunjungan tim dari Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan ke Bangka Selatan menandai langkah penting dalam proses persiapan kegiatan tersebut.
“Hari ini, Rabu (9/10/2024) kami kedatangan tim dari BBPSDMP Kominfo Medan terkait tindak lanjut rencana kegiatan pengembangan talenta digital yang akan dilaksanakan tahun 2025 di Bangka Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi lapangan dan mendiskusikan bidang tematik yang akan menjadi fokus upskilling.” ujar Yuri, Kamis (10/10/2024).
Pada tahap sebelumnya, Kominfo Bangka Selatan telah mengajukan program upskilling untuk konten kreator dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pemasaran digital.
Program ini menargetkan 125 peserta. Namun, seiring dengan hasil diskusi dan observasi lapangan, muncul peluang untuk memperluas cakupan bidang pelatihan, termasuk desain grafis, coding, keamanan siber, dan aplikasi perkantoran.
“Kami masih diberikan kesempatan untuk menambahkan bidang tematik lain seperti desain grafis, coding, cyber security, dan aplikasi perkantoran. Namun, ini akan kami rumuskan kembali mengacu pada minat masyarakat dan masukan dari stakeholder terkait,” jelas Yuri.
Tak hanya berhenti pada program upskilling, Yuri juga mengungkapkan rencana inovatif lainnya, yakni pembentukan komunitas atau Kampung Youtuber/Tiktokers di Bangka Selatan. Ide ini diusulkan kepada tim BBPSDMP sebagai bentuk kolaborasi yang diharapkan dapat diimplementasikan pada tahun depan.
“Kami juga mengusulkan kolaborasi untuk membentuk semacam Kampung atau Komunitas Youtuber atau Tiktokers di Bangka Selatan kepada Tim BBPSDMP. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa terwujud,” lanjut Yuri.
Yuri mengajak masyarakat dan desa yang tertarik untuk mengembangkan potensi digital melalui program desa digital agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Kominfo.
Ia juga mengundang para konten kreator di Bangka Selatan untuk berkolaborasi, membentuk komunitas sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman.
“Kepada teman-teman konten kreator, ayo kita berkolaborasi membentuk komunitas untuk wadah sharing dan berkembang bersama. Saat ini, konten kreator sudah menjadi profesi yang mampu menghasilkan penghasilan tambahan, seperti melalui afiliasi dan penjualan online,” tegas Yuri.
Yuri optimis bahwa dengan dukungan teknologi informasi, tren profesi konten kreator akan terus tumbuh pesat di masa depan. Oleh karena itu, kolaborasi dan pengembangan digital di Bangka Selatan menjadi langkah strategis untuk menghadapi era digital dan memperkuat ekonomi lokal.
Dengan adanya rencana ini, diharapkan Bangka Selatan dapat menjadi pusat pengembangan talenta digital yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Program ini tidak hanya akan memperkaya keahlian masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi Bangka Selatan sebagai daerah yang melek teknologi dan inovatif.(OB)
Penulis Deni Saputra
Tidak ada komentar