Peraturan Baru Sistem Proboden atau Satu Arah di Pangkalpinang

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Nov 2024 10:32 72 kina

OKEYBOZ.COM, OPINI — Pemerintah Kota Pangkal Pinang mulai pada tanggal 1 November akan memulai sosialisasi penerapan sistem proboden atau satu arah di sejumlah ruas jalan utama di kota Pangkal Pinang.
Sosialisasi ini akan berlangsung mulai pada tanggal 1 Oktober 2024, sementara penerapan resmi sistem satu arah akan efektif diberlakukan pada tanggal 1 November 2024.

Penjabat Wali Kota Pangkal Pinang, Budi Utama menyampaikan bahwa jalan Diponegoro akan diterapkan sebagai jalan satu arah untuk mengatasi kemacetan di Lingkar Alun-Alun Taman Merdeka (ATM).

Budi menjelaskan bahwa kebijakan sistem satu arah ini telah melalui diskusi mendalam dan mempertimbangkan masukan dari masyarakat.

Sebagai bagian dari rencana ini, barikade akan di pasang di sepanjang area mulai dari simpang BANK BRI hingga BANK SUMSEl Babel.

Masyarakat Pangkal Pinang juga diminta tidak lagi menggunakan Jalan Diponegoro untuk akses langsung ke Bank SUMSEL Babel, dan diwajibkan mematuhi jalur alternatif yang telah ditetapkan.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan baru tersebut selama masa sosialisasi yang direncanakan berlangsung selama satu bulan.

Selain itu, di depan area “I Love PGK” juga akan dibuat lahan parkir untuk mendukung penataan kawasan, selain memudahkan pengunjung dengan adanya lahan parkir juga bisa mendongkrak pendapatan daerah dari retribusi parkir.

Pemerintah Kota Pangkal Pinang juga berharap dengan adanya kebijakan sistem jalan satu arah ini dapat membantu mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas menjadi lebih teratur dan mampu mengurangi kemacetan yang sering terjadi, serta mendukung penataan kota yang lebih modern dan nyaman bagi Masyarakat.
Kepala Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, Irfan, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan langkah awal untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Kata Irfan, sosialisasi sistem satu arah ini akan terus dilakukan selama satu bulan ke depan, dengan harapan masyarakat Pangkal Pinang dapat menyesuaikan diri dan mematuhi aturan baru tersebut.

“Saat ini kita sedang dalam masa sosialisasi yang akan berlangsung selama satu bulan. Satu hari pertama sosialisasi sejak pagi hingga siang berjalan lancar, dan Alhamdulillah, masyarakat Pangkalpinang luar biasa taat aturan,” jelasnya.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!