
Oleh: Dwi Putri (Mahasiswa Universitas Bangka Belitung)
OKEYBOZ.COM, OPINI — Generasi Z (Gen Z) ialah generasi yang terbilang unik terhadap tingkah dan kesehariannya. Bagaimana tidak, karena Gen Z sering disebut sebagai generasi yang manja, suka overthingking, generasi stroberi, dan lain sebagainya. Namun dibalik gelar itu semua, Gen Z juga seringkali disebut dengan “Digital Natives” atau penduduk asli digital hal tersebut dikarenakan mereka terlahir dan dibesarkan di era digital, di mana teknologi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Gen Z sangat akrab sekali dengan yang namanya teknologi, hal itu untuk berbagai keperluan mereka, seperti belajar, berkomunikasi, dan berbelanja. Gen Z adalah generasi modern yang terlahir diantara tahun 1997 hingga 2012. Teknologi menjadi ciri dari kemajuan generasi ini. Uniknya lagi, keakraban ini membuat Gen Z memegang peran penting dalam ekonomi masa kini dan masa depan.
Gen Z adalah konsumen yang unik karena mereka tidak hanya membeli barang, tetapi juga memikirkan dampak dari apa yang mereka beli. Mereka cenderung suka produk yang ramah lingkungan dan brand yang peduli lingkungan, seperti fashion dari bahan daur ulang lebih diminati. Mereka ingin tahu bagaimana suatu produk dibuat, apakah pekerjanya diperlakukan adil, dan apakah bisnis tersebut mendukung nilai-nilai seperti keberlanjutan. Kemudian Gen Z sering memilih pengalaman seperti liburan atau acara musik dibanding mengonsumsi dan mengoleksi barang mewah. Hal ini memaksa perusahaan untuk berubah. Jika brand tidak relevan dengan nilai Gen Z, mereka bisa kehilangan pelanggan. Kuat sekali bukan pengaruh Generasi ini?
Gen Z sebagai Pelaku Ekonomi Kreatif
Gen Z tidak lagi mengandalkan pekerjaan kantoran tradisional. Banyak dari mereka memilih untuk berprofesi yang erat kaitannya dengan teknologi yang canggih, seperti :
Ekonomi kreatif ini tidak hanya memberikan penghasilan besar, tetapi juga kebebasan untuk bekerja sesuai passion mereka. Seperti yang diketahui, Gen Z seringkali bekerja sesuai mood mereka. Gen Z cenderung tidak suka diatur. Oleh karena itu, mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri yang kreatif dan bernilai keuntungan tinggi.
Gen Z Mendukung Inovasi Teknologi Finansial
Gen Z sangat terbuka terhadap teknologi baru di bidang keuangan, yang sangat cocok dengan karakter Gen Z yang mau serba instan dan tidak ribet, contohnya seperti :
Mereka lebih cerdas secara finansial dibanding generasi sebelumnya pada usia yang sama. Banyak yang sudah belajar mengelola uang sejak remaja. Bahkan para Gen Z sudah menyiapkan tabungan untuk mereka dikemudian hari. Keren banget ya Gen Z ini.
Mendukung Bisnis Berbasis Nilai
Gen Z adalah generasi yang peduli dengan isu sosial. Mereka lebih memilih mendukung brand yang membantu melindungi lingkungan, mengedepankan kesetaraan gender dan inklusi, serta memberikan dampak positif kepada masyarakat. Bagi mereka, berbelanja bukan sekadar membeli barang, tetapi juga cara untuk mendukung perubahan. Hal ini memaksa banyak perusahaan untuk mengubah cara mereka berbisnis agar tetap relevan.
Namun, lagi dan lagi dibalik banyaknya kemajuan suatu generasi juga pasti terdapat tantangan besar yang harus dihadapi oleh generasi tersebut, begitupun dengan Gen Z, berikut beberapa tantangan besar dari Generasi Z:
1. Tekanan mental: Media sosial sering membuat mereka merasa harus tampil sempurna, yang bisa memengaruhi kesehatan mental mereka. Selain itu, generasi Z ini cenderung lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain media sosial dibandingkan untuk berinteraksi secara langsung, hal ini mengakibatkan muncul nya rasa terisolasi dan kesepian dari lingkungan. Semakin banyak mereka menghabiskan waktu di sosial media, maka akan semakin rendah kesehatan mental nya, hal ini karena akan terbukanya paparan lebih banyak konten-konten negatif.
2. Ketidakpastian ekonomi global : Inflasi dan biaya hidup yang terus naik menjadi beban, terutama bagi mereka yang baru mulai bekerja.
3. Persaingan karir : Banyaknya lulusan berbakat membuat persaingan semakin ketat, terlebih sekarang segala jenis pekerjaan bisa dibantu dengan AI.
Namun dengan kemampuan mereka beradaptasi dan belajar cepat, Gen Z punya potensi besar untuk menghadapi tantangan ini. Gen Z adalah generasi yang unik dan berdaya. Mereka bukan hanya konsumen, tetapi juga inovator, pelaku bisnis, dan pendorong perubahan. Dengan teknologi di tangan mereka, Gen Z mampu membentuk ekonomi masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai. Memahami kebutuhan dan gaya hidup mereka adalah kunci bagi perusahaan dan pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Jadi, jangan remehkan Gen Z. Gen Z tidak hanya “melek digital,” tapi juga “melek cuan”!
Tidak ada komentar