Polsek Taman Sari dan Tim Identifikasi Polresta Pangkalpinang Evakuasi Penemuan mayat Poli.

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Jan 2025 16:44 39 Admin

 

Caption : Penemuan mayat seorang pria tanpa identitas lengkap yang dikenal dengan nama panggilan “POLI.” Minggu (26/1/2025) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Penulis : Aditya.

OKEYBOZ.COM, PANGKALPINANG – Warga di sekitar Pelabuhan Acun, Jalan Laksamana Malahayati, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas lengkap yang dikenal dengan nama panggilan “POLI.”

Penemuan ini terjadi pada Minggu (26/1/2025) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Abdullah, seorang buruh harian yang menjadi saksi utama, ia pertama kali melihat POLI pada pukul 10 pagi.

Abdullah datang ke pelabuhan untuk mengisi es di kapal Sandewa dan sempat beristirahat di warung dekat lokasi kejadian.

“Saya lihat POLI sedang duduk. Saya tanya, ‘Sudah makan obat belum?’ Dia jawab sudah. Lalu dia masak mie, makan, dan pergi ke WC. Setelah itu saya kembali ke kapal membantu teman-teman,” ungkap Abdullah.

Beberapa jam kemudian, Abdullah kembali ke warung dan menemukan POLI dalam kondisi terlentang tanpa merespons panggilannya. Abdullah langsung melapor kepada juragan kapal, yang kemudian menyarankan agar kejadian ini dilaporkan ke pihak berwajib.

Menurut rekan kerja yang mengenal POLI sejak tahun 2005, korban diketahui sudah lama menderita penyakit sesak napas. Bahkan sejak Oktober 2024, POLI telah disarankan untuk berhenti bekerja dan fokus pada pengobatan.

“Dia sering sakit-sakitan. Kapten kapal juga sudah menyuruhnya istirahat dan berobat,” ujar salah satu rekan korban.

Tim Inafis dari Sat Reskrim Polresta Pangkalpinang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian POLI masih dalam proses investigasi. Dugaan awal mengarah pada komplikasi penyakit sesak napas yang diderita korban.

Penemuan ini menimbulkan beragam reaksi dari warga setempat. Banyak yang merasa iba karena korban dikenal sebagai sosok yang terlantar tanpa keluarga. Namun, sebagian juga bertanya-tanya apakah ada faktor lain yang menjadi penyebab kematiannya.

Beberapa spekulasi muncul di media sosial terkait penyebab kematian POLI. Ada yang menduga ini murni akibat penyakit, sementara yang lain menyarankan agar dilakukan autopsi untuk memastikan tidak ada unsur kekerasan atau kelalaian.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang sedang berjalan.

Laporan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya perhatian terhadap kesehatan, terutama bagi mereka yang kurang mampu dan tidak memiliki dukungan keluarga. Kita tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwajib. (OB).

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!