Kecelakaan Tambang Timah Desa Kepo, Satu Orang dan Dua Alat Berat Tertimbun Tanah Longsong.

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Feb 2025 18:58 41 Admin

Caption : Proses Pencarian Korban tertimbun tanah longsor di Desa Kepo, Toboali Bangka Selatan

Penulis : Deni // Editor: Aditya.

OKEYBOZ.COM, TOBOALI – Sebuah kecelakaan tanah longsor terjadi di kawasan tambang timah di Desa Kepoh, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan satu orang korban dan dua unit ekskavator tertimbun tanah.

Menurut informasi yang diterima, tanah longsor terjadi saat kedua ekskavator sedang beroperasi di kedalaman belasan meter untuk membuka lahan tambang.

Namun Dinding tanah di atas lokasi tiba-tiba runtuh, diperparah dengan masuknya air dari kolong di sisi lain. Longsoran tersebut menenggelamkan area tambang dalam sekejap.

Meskipun para operator dan pekerja tambang berhasil melarikan diri, pemilik tambang berinisial BI, warga Toboali, tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun longsoran tanah.

Tim gabungan dari Basarnas, Satpol PP, TNI, dan Polres Bangka Selatan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Namun, upaya ini terkendala oleh genangan air yang menutupi area tambang.

Tim terpaksa menunggu kedatangan alat berat tambahan untuk mengalirkan air, agar memudahkan pencarian korban dan proses evakuasi.

Kepala Desa Kepoh, Udayasa, membenarkan insiden tersebut. “Informasi yang kami terima ada 2 ekskavator dan 1 pemilik tambang di dalamnya. Satu ekskavator sudah tenggelam sepenuhnya, sementara satu lagi masih terlihat sedikit. Saat ini proses evakuasi sedang berlangsung sambil menunggu alat berat untuk membuang air di lokasi tambang,” jelasnya.

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan risiko tinggi dalam aktivitas penambangan, terutama jika dilakukan tanpa memperhatikan standar keamanan. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung, dan tim gabungan terus berupaya keras untuk menemukan korban yang tertimbun longsoran. (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!