Mediasi Panitia Turnamen Dukong Cup I, Ardiansyah “Oncel” Hadir, Masalah Hadiah Mulai Ada Titik Terang

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Mar 2025 10:12 80 Admin

Penulis: Dhee / Editor: Aditya.

OKEYBOZ.COM, BELITUNG – Untuk ketiga kalinya, mediasi terkait kisruh hadiah Turnamen Sepak Bola Dukong Cup I 2024 kembali digelar di kantor Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (26/3/2025). Setelah dua kali tidak hadir, akhirnya Ardiansyah “Oncel” yang sebelumnya absen, menampakkan diri.

Hadirnya Oncel terjadi setelah Brigpol Arman Wardani, Bhabinkamtibmas Desa Dukong, menghubunginya secara langsung. Dalam pertemuan itu, Oncel mengungkapkan ketidaktahuannya mengenai jadwal mediasi sebelumnya.
“Saya tidak mengetahui informasi mediasi ini, saya baru tahu dari teman saya, Juned,” ungkap Oncel.

Oncel juga menyampaikan penyesalannya terhadap kurangnya komunikasi panitia.

Menurutnya, Fadlie, salah satu panitia, memiliki kontak dirinya namun tidak menyampaikan informasi tersebut.

“Sebelumnya saya sudah pernah menghubungi kadus Fadlie, tapi ternyata informasi ini tidak sampai ke saya,” tambahnya dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, Oncel memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya oleh ketua panitia, Agus Affandi “Dado”. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait nominal hadiah telah disepakati bersama oleh seluruh panitia tanpa ada keberatan saat itu.

“Uang yang terkumpul dari pendaftaran tim digunakan untuk membayar wasit dan keperluan operasional selama pertandingan,” jelasnya.

Mediasi kali ini menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Panitia yang hadir—Dado, Oncel, dan Fadlie—sepakat untuk menyelesaikan masalah ini di luar keterlibatan panitia lainnya. Baim, salah satu panitia, tidak hadir karena alasan kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyerahkan uang jaminan hadiah sebesar Rp2,5 juta dari total Rp10 juta yang dijanjikan untuk tim juara. Sisa Rp7,5 juta akan dilunasi paling lambat pada 30 April 2025.

Donex, perwakilan tim juara, menyambut baik hasil mediasi ini.
“Kami sangat bersyukur masalah ini bisa terselesaikan dengan baik. Terima kasih kepada Kepala Desa Dukong dan Bhabinkamtibmas yang telah banyak membantu kami,” ujar Donex dengan senyum lega.

Mediasi ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Dukong, Mintet, Bhabinkamtibmas Brigpol Arman Wardani, serta perwakilan tim juara. Mediasi diharapkan menjadi langkah awal untuk mengakhiri polemik yang sempat mencoreng nama baik turnamen tersebut. (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!