Tips Mengelola Keuangan Pribadi Anak Kos dengan Akuntansi Sederhana

waktu baca 4 menit
Senin, 28 Apr 2025 11:50 127 kina

Oleh: Jupisa (Mahasiswa Universitas Bangka Belitung)

OKEYBOZ.COM, OPINI — Hi teman-teman mahasiswa! Khususnya anak rantau yang lagi ngekos, bagaimana sih cara mengatur keuangan kalian agar dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari selama berkuliah? Sebelum lanjut pada pembahasan, sebenarnya kalian tau tidak apa yang dimaksud dengan keuangan pribadi itu? Kalau belum tau berikut penjelasannya :

Personal finance atau keuangan pribadi adalah ilmu yang berkaitan dengan bagaimana pengelolaan uang dan aset individu atau keluarga secara efektif untuk mencapai tujuan keuangan. Oleh sebab itu, konsep personal finance tidak hanya sekedar tentang mencatat pengeluaran dan pendapatan, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan keuangan, termasuk pembuatan anggaran, menabung, berinvestasi, melunasi hutang, merencanakan pensiun, dan melindungi diri dengan asuransi.

Mengelola keuangan merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh anak kos yang sering kali mengalami masalah finansial selama menjalani hidup mandiri, terutama di lingkungan perkotaan yang dimana  cenderung lebih mahal di bandingkan di desa. Sehingga hal ini bertujuan untuk membantu anak kos agar lebih terencana dan terarah dalam mengatur keuangannya, serta dapat lebih memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan. Berikut tujuh pembahasan mengenai bagaimana tips mengatur keuangan pribadi versi anak kos dengan cara akuntansi sederhana.

1. Membedakan Kebutuhan dan Keinginan
Langkah awal yang harus diperhatikan sebelum mengelola keuangan pribadi yang baik yaitu dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hal ini berguna untuk dapat mengontrol pengeluaran agar lebih sesuai dengan apa yang benar-benar dibutuhkan dan sudah menjadi kewajiban kita. Untuk membedakannya kita dapat mencatat berbagai kebutuhan pokok, transportasi, tabungan atau bahkan hiburan.

2. Membuat Anggaran
Hal penting yang harus dilakukan sebelum mengatur keuangan yaitu membuat anggaran berupa pemasukan dan alokasi pengeluaran agar dapat direalisasikan sesuai dengan kebutuhan. Untuk membuat anggaran cukup sederhana dengan menggunakan 2 tabel, disisi kiri tabel pendapatan dan sisi kanan tabel pengeluaran yang di isi dengan rincian kategori pengeluaran sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

3. Mencatat Transaksi
Untuk memudahkan kita mengatur dan melihat arus kas keuangan pribadi perlu adanya catatan transaksi selama periode tertentu agar dapat mengetahui uang kita digunakan untuk keperluan apa saja. Mencatat transaksi cukup sederhana yaitu dengan mengindentifikasi setiap pemasukan dan pengeluaran sesuai dengan tanggal, jumlah nominal serta mendeskripsikannya, dapat menggunakan buku catatan ataupun aplikasi keuangan seperti spreadsheet dan lain-lain.

4. Mengelola Dana Darurat
Sebagai anak kos, dana darurat juga di perlukan untuk mengatasi situasi tak terduga yang terjadi dan tanpa berhutang. Dana darurat ini didapatkan dari hasil penyisihan setiap bulannya jika terdapat kelebihan dana diluar pengeluaran pokok dan pengeluaran lainnya, yang dapat juga di sebut sebagai investasi masa depan.

5. Menabung
Menabung merupakan salah satu cara agar kita dapat mengelola keuangan yang baik dan memiliki banyak manfaat jangka panjang. Pada umumnya, faktor gaya hidup yang mempengaruhi remaja zaman sekarang yaitu mengikuti tren yang beredar saat ini untuk memenuhi keinginan dan hiburan semata. Hiburan memang dibutuhkan sebagai bahan untuk menenangkan dan refreshing diri agar dapat melupakan kelelahan yang kita alami selama menjalani hidup mandiri dan jauh dari keluarga. Namun, kita juga perlu membatasi dan memahami kondisi keuangan kita sesuai dengan realita yang ada tanpa harus memaksa sesuatu. Dengan demikian, kita dapat menabung untuk dapat memenuhi keinginan kita dan tidak harus dengan jumlah yang besar, tetapi bisa dengan menyisihkan dari sisa uang jajan.

6. Buat Laporan Keuangan sederhana
Laporan keuangan sangat penting dalam pengeolaan keuangan pribadi karena dapat memberikan gambaran mengenai keadaan dan kondisi keuangan kita. Dengan laporan keuangan juga kita dapat melihat arus kas, mengindentifikasi pendapatan, dan memantau pengeluaran. Untuk membuat laporan keuangan cukup menggunakan cara sederhana tetapi tetap bisa memantau segala sesuatu atau segala transaksi yang terjadi di keuangan kita.

7. Evaluasi Keuangan
Langkah terakhir yaitu melakukan evaluasi keuangan berdasarkan laporan yang telah dibuat sebelumnya, hal ini bertujuan untuk menganalisis pola pengeluaran dan kondisi keuangan agar dapat mengambil keputusan untuk periode atau masa depan.

Dalam era ini, memang sebagian besar remaja ataupun mahasiswa tidak memiliki pengelolaan keuangan yang baik, sehingga terkadang membuat aktifitas keuangan tidak teratur dan terarah bahkan hingga terjadi pemborosan uang. Dengan ini, penulis berharap kedepannya banyak mahasiswa ataupun anak kos yang peduli mengenai keuangannya dan dapat mengatur serta mengelola dengan lebih baik lagi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!