Nasibmu Pelabuhan Sungai Selan, Ibarat Mati Suri.

waktu baca 3 menit
Jumat, 6 Jun 2025 21:44 49 Admin

Caption : Pelabuhan Sungaiselan.

 

Penulis: Aditya

OKEYBOZ.COM, BANGKA TENGAH – Pelabuhan Sungai Selan, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian ribuan kepala rumah tangga di Kabupaten Bangka Tengah, kini menghadapi kenyataan pahit.

Nasib mu ibarat mati suri, dengan berbagai masalah yang terus mengancam keselamatan para pekerja serta keberlanjutan operasional pelabuhan.

Pelabuhan yang menjadi titik vital bagi kegiatan bongkar muat barang, kini tengah terpuruk dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Infrastruktur dan fasilitas yang ada di pelabuhan ini justru tidak memenuhi standar keselamatan yang memadai, padahal keberadaannya sangat berpengaruh terhadap perekonomian lokal.

Salah satu masalah paling mencolok adalah kekurangan penerangan di dermaga, terutama pada malam hari. Pekerja yang bertugas bongkar muat barang menghadapi risiko besar karena penglihatan yang terbatas. Tanpa penerangan yang memadai, mereka berisiko jatuh atau terluka.

Selain itu, tanpa adanya lampu penerangan, pengawasan terhadap kegiatan di pelabuhan pun menjadi lebih sulit, menambah potensi bahaya.

Tidak hanya soal penerangan, kondisi dermaga juga sangat mengkhawatirkan. Dermaga yang tidak dilengkapi dengan pengaman seperti bumper atau pelindung lainnya sering kali menjadi tempat benturan keras antara kapal dan dermaga. Benturan ini tidak hanya merusak kapal, tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan fatal bagi para pekerja yang berada di sekitar area tersebut. Hal ini tentu sangat berisiko mengingat banyaknya kapal yang sering berlabuh di pelabuhan ini.

Masalah lainnya adalah sistem navigasi kapal yang terbatas, terutama bagi kapal yang datang dari muara. Tanpa adanya penanda atau penerangan yang jelas untuk membantu kapal masuk, kecelakaan atau kerusakan kapal bisa terjadi kapan saja.

Ini menjadi perhatian serius mengingat ada lebih dari 50 kapal yang tercatat beroperasi di pelabuhan ini pada Desember 2024, menunjukkan betapa pentingnya pelabuhan ini bagi perekonomian setempat.

Untuk mengatasi masalah-masalah ini, beberapa langkah perlu segera diterapkan:

Pemasangan Lampu Penerangan yang Memadai: Penerangan yang terang sepanjang dermaga sangat dibutuhkan untuk menghindari kecelakaan dan mempermudah pengawasan.

Pemasangan Pengaman Dermaga: Dermaga harus dilengkapi dengan bumper atau pengaman lainnya untuk mengurangi dampak benturan keras dan melindungi kapal serta pekerja.

Peningkatan Sistem Navigasi: Pembaruan sistem navigasi pelabuhan, seperti penanda dan penerangan yang jelas, akan mempermudah kapal yang datang dari muara untuk masuk dengan lebih aman.

Namun, meski masalah-masalah ini sudah mencuat, respons dari Syahbandar Pelabuhan Sungai Selan, Yanto, terkesan lambat. Ia beralasan bahwa kondisi pelabuhan ini sulit dijelaskan melalui pesan singkat. “Waalaikum salam maaf pak, agak susah menjelaskan lewat WA atau telepon. Kalau berkenan mampir saja ke kantor supaya enak ceritanya, mudah-mudahan Kamis ada waktunya,” ungkapnya, Jumat (6/6/2025).

Beberapa konfirmasi yang dikirimkan terkait kondisi pelabuhan, terutama soal fasilitas keselamatan untuk pekerja dan kapal, hingga penerangan dan pengaman dermaga, tampaknya tidak mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Bahkan, banyak pekerja yang merasa kebingungan mengenai keberadaan Pelindo yang kini tidak ada lagi di pelabuhan ini. “Sekarang Pelindo sudah tidak ada di sini, kantor mereka kosong setiap hari. Kami nggak tahu kemana mereka pergi,” ujar Iwan, seorang pekerja pelabuhan.

Warga setempat sangat berharap agar pelabuhan ini segera mendapatkan perbaikan fasilitas. “Tolong bantu kami bang, agar pelabuhan ini diperbaiki. Jika fasilitasnya lebih baik, kapal-kapal dari luar akan lebih tertarik masuk ke sini, dan perekonomian warga akan semakin baik,” ujar Umar, warga sekitar, yang berharap agar fasilitas pelabuhan dapat segera diperbaiki.

Keadaan yang semakin memprihatinkan ini harus segera mendapat perhatian dari pihak terkait agar Pelabuhan Sungai Selan bisa terus beroperasi dengan aman dan produktif demi kesejahteraan masyarakat setempat. Harapan untuk perbaikan sangat tinggi, mengingat peran vital pelabuhan ini dalam mendukung ekonomi lokal. Jika tidak segera ditangani, nasib Pelabuhan Sungai Selan bisa semakin suram, menambah beban bagi para pekerja dan warga yang bergantung padanya. (OB)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!