Dari gengsi ke empati: Apa yang dapat kita pelajari dari kasus Timothy?

waktu baca 1 menit
Sabtu, 1 Nov 2025 18:21 48 Admin

BANGKA BELITUNG, OKEYBOZ.COM – Tragedi yang mengenaskan menimpa Timothy Anugrah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana program studi sosiologi, seharusnya menjadi alarm keras bagi kita semua betapa lemahnya empati di tengah budaya sosial. Dalam lingkungan yang seharusnya menjadi tempat tumbuh dan belajar, gengsi sering menjadi dinding penghalang empati. Kita lebih sibuk mempertahankan citra dan lucu-lucuan, daripada sekedar berhenti sejenak untuk memahami perasaan orang lain.

Kasus timothy menunjukkan bahwa perundungan tidak selalu berupa kekerasan verbal. Kadang, ia datang dari bentuk candaan yang dibiarkan atau ejekan yang diteruskan. Ironisnya, ditengah duka masih ada tawa dan ejekan di grup percakapan seolah rasa manusiawi sudah hilang dilenyapkan ego masing-masing.

Pihak kampus telah menjatuhkan sanksi terhadap beberapa mahasiswa yang terlibat, sementara kepolisian masih melangsungkan penyelidikan. Namun, tanggung jawab moral lebih dibutuhkan daripada sekedar hukuman sanksi.

Oleh : Zoya Azhamira Pratiwi, Mahasiswa Agribisnis Universitas Bangka Belitung

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!