Gelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi, Pemprov Babel dorong Pengembangan Desa Wisata

waktu baca 3 menit
Selasa, 9 Des 2025 17:55 115 Admin

OKEYBOZ.COM, BABEL – Saat ini sudah ada 98 Desa Wisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal tersebut diungkapkan oleh Irwanto, Kabid Destinasi dan Pemasaran Dinas Parbudpora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar tentang Sinergitas Pemerintah dan Pengelola Desa Wisata Dalam Pengembangan Desa Wisata di Pangkalpinang, Selasa (09/12/2025).

Dalam rapat yang dilaksanakan di Aula Natar Praja BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diikuti oleh 100 orang peserta tersebut, Irwanto menyampaikan pesan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bahwa pengembangan Desa Wisata merupakan salah satu bentuk percepatan pembangunan desa secara terpadu untuk mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa. Oleh karena itu tiap daerah dan desa perlu mencermati potensi yang dimiliki untuk diangkat dan dikembangkan agar memberikan nilai tambah manfaat serta menghasilkan produktivitas yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Gubernur juga mengharapkan peran Bumdes dalam ikut berkontribusi dalam pengembangan desa wisata.

“Diharapkan peran Bumdes dalam pengembangan desa wisata sebagai salah satu strategi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa dari sektor pariwisata melalui pemberdayaan masyarakat, pengelolaan dan pemanfaatan potensi lokal, pembangunan infrastruktur dan fasilitas serta promosi dan pemasaran.” Ungkap Gubernur Kepulauan Bangka Belitung lewat sambutan yang dibacakan Irwanto.

Sementara itu dalam sambutannya saat Acara Pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi tersebut, Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Yasir Mustafa mengatakan bahwa Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesra Non Pelayanan Dasar ini diselenggarakan untuk menyatukan visi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pengembangan Desa Wisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kami berharap melalui Rakor ini kita dapat mewujudkan keinginan agar desa wisata dapat berkembang dan membantu peningkatan ekonomi di daerah. Maka dengan hal itu kita susun tata kelola kelembagaan dengan baik. Kemudian kita susun juga integritas antara BUMDES, Kepala Desa dan Pokdarwis dalam perencanaan jangka pendek atau jangka panjang agar sarana dan prasarana desa wisata dapat dipenuhi.” Ungkap Muhammad Yasir Mustafa.

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesra Non Pelayanan Dasar tentang Pengembangan Desa Wisata ini menghadirkan 2 orang narasumber yaitu Prihutami Rista Hermawati dari Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI dan Nurul Huda Kabid Kelembagaan Kerjasama Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan diikuti oleh Kepala Dinas Pariwisata Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Bappeda Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Perwakilan Kepala Desa dan Ketua Pokdarwis yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata.

Selanjutnya hasil Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi ini akan dirumuskan serta dituangkan dalam bentuk rekomendasi yang akan disampaikan kepada para Kepala Daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadi bahan penyusunan kebijakan pengembangan pariwisata khususnya Desa Wisata yang berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!