Wawako Dessy Ayutrisna Turun ke Batin Tikal: Masalah Sampah Bukan Cuma Urusan Pemerintah

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Apr 2026 15:24 37 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Masalah sampah kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pangkalpinang. Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna, turun langsung memimpin kegiatan gotong royong di kawasan selokan atau parit, Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Jumat (17/4/2026). Lokasi ini berbatasan langsung dengan Kelurahan Genas dan menjadi salah satu titik yang selama ini menjadi sorotan terkait penumpukan sampah.

Dalam kesempatan tersebut, Dessy menegaskan bahwa persoalan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah semata.

“Banyak persoalan yang masih belum teratasi. Pemerintah terus berupaya, mulai dari perencanaan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TP3SS).

Kami juga sudah berkunjung ke pusat untuk meminta alokasi anggaran. Namun, yang paling penting sebenarnya adalah kesadaran masyarakat itu sendiri,” ujar Dessy di sela kegiatan.

Ia menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian warga yang kerap membuang sampah sembarangan, baik di lahan kosong maupun di aliran sungai.

Padahal, petugas kebersihan sudah rutin melakukan pengangkutan dan pembersihan.

“Petugas sudah rutin membersihkan, tetapi kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan, maka kondisi kotor akan terulang lagi. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Kita tidak bisa bergerak sendiri, butuh partisipasi dan kesadaran penuh dari warga,” tegasnya.

CCTV Sudah Terpasang, Harapannya EfektifUntuk menekan perilaku membuang sampah ilegal, pemerintah telah memasang sejumlah kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV).

Saat ini, tercatat sudah ada dua titik yang terpasang, salah satunya di kawasan perbatasan Jerambah Gantung dan dekat kawasan Dealova.

“Tadi juga disampaikan soal pemasangan CCTV. Di lokasi rawan sudah terpasang alat dan spanduk peringatan ‘Kawasan Ini Diawasi CCTV’. Saya berharap alat ini tidak hilang dan bisa memberikan efek jera. Namun, berapapun CCTV yang dipasang, jika tidak diimbangi kesadaran warga, rasanya tetap tidak akan terlalu efektif,” jelas Dessy.

Ia juga memohon dukungan dari insan pers untuk terus membantu mengedukasi masyarakat.

“Kami mohon rekan-rekan media bantu kami menyampaikan pesan agar masyarakat mau membuang sampah pada tempatnya. Karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” tambahnya.

Gotong Royong Jadi Agenda Rutin

Sementara itu, Lurah Batin Tikal, Aryan menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih ini merupakan instruksi dan program dari pusat yang wajib dilaksanakan oleh seluruh unsur di daerah.

“Keputusan sudah ditetapkan, kami bekerja sama dengan seluruh OPD terkait dan kecamatan. Sudah terjadwal masing-masing OPD menentukan titik koordinat lokasi yang akan dibersihkan,” ungkapnya.

Dijelaskan, meski upaya menjaga lingkungan dilakukan setiap hari, namun setiap hari Jumat difokuskan untuk kegiatan gotong royong langsung menyasar ke masyarakat.

“Sebenarnya bukan tiap Jumat saja, tapi target penyelesaian difokuskan hari Jumat, baik di lingkungan kerja maupun lingkungan warga secara fleksibel,” tambahnya.

Aryan juga berharap agar perangkat kelurahan, RT, dan RW bisa lebih aktif mengajak warga.

“Jangan hanya pihak kelurahan yang bekerja, tapi RT/RW juga turun tangan mengimbau agar tumbuh kesadaran bersama menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan asri,” pungkasnya.

Kegiatan yang juga dihadiri Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustu Efendi, ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan warga.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!