Dorong Tata Kelola Inklusif, Bupati Bangka Tengah Ikuti Penguatan BESTEI-HAM

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 14:13 14

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T., M.Pd., menghadiri agenda Penguatan Kapasitas BESTEI-HAM (Bengkel Strategi Integrasi dan Edukasi Hak Asasi Manusia) yang diselenggarakan oleh Kementerian HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Aston Pangkal Pinang, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suherman, tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, para kepala desa, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Algafry Rahman menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai hak asasi manusia dalam setiap aspek pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan selaras dengan prinsip-prinsip HAM.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh jajaran, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, semakin memahami pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Algafry.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian HAM Babel, Suherman, menyampaikan bahwa pelaksanaan BESTEI-HAM pada hari ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat kapasitas aparatur daerah terkait pemahaman dan implementasi HAM.

“Melalui kegiatan BESTEI-HAM yang kita laksanakan hari ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai HAM tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik di daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut dan yg paling penting melanjutkan program dari pusat untuk membuat sekolah sadar Ham di desa desa ,” ungkap Suherman.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan kapasitas ini diharapkan mampu mendorong terciptanya kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan, serta memperkuat komitmen bersama dalam menghormati dan melindungi hak-hak masyarakat.

Agenda ini juga menghadirkan sejumlah akademisi sebagai narasumber, di antaranya Dr. Syafri Hariansyah selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Pertiba, Reski Anwar, dosen Ilmu Hukum IAIN, serta Dr. Jeanne Darc Noviyanti Manik, Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung. Para narasumber memberikan pemaparan mendalam terkait konsep, tantangan, serta implementasi HAM dalam konteks lokal.

Melalui diskusi dan pemaparan materi yang komprehensif, peserta diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai HAM dan mengaplikasikannya secara konkret dalam tugas dan fungsi masing-masing, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang inklusif, adil, dan berkeadaban di Bangka Belitung.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!