DPRD Babel Terima LKPJ Gubernur 2025, Hidayat Arsani: PAD Naik dari 0,77 ke 4,25, Target 1 Triliun Terus Dikejar

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Apr 2026 18:14 5

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — DPRD Provinsi Bangka Belitung mengadakan Rapat Paripurna mengenai penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025 yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) di Ruang Paripurna DPRD Babel.

Gubernur Babel Hidayat Arsani menyatakan lega karena seluruh pertanggungjawaban kinerja selama satu tahun tersebut diterima oleh DPRD.

“Hari ini LPJ, pertanggungjawaban saya selama satu tahun. Alhamdulillah, hari ini semua pertanggungjawaban bisa diterima oleh bapak-bapak dewan yang ada di sini,” ujar Hidayat usai rapat paripurna.

Meski LKPJ secara keseluruhan diterima, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi sorotan dari sejumlah anggota dewan. Menanggapi hal itu, Hidayat bersikap tenang dan menyebut hal tersebut sebagai hal yang wajar.

“Ya biasa itu, ada semua orang tidak yang sempurna. Tapi secara administrasi, secara hukum, secara kompatibel itu bisa diterima. Biasa itu,” katanya santai.

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Hidayat mengakui situasi ekonomi yang sedang kurang kondusif menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, ia mengklaim terjadi peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya.

“PAD kita kan situasi lagi begini ya. Jadi kita harus melihat situasi keadaan dulu. PAD kita masih 800 jutaan, kita ingin tingkatkan ke 1 triliun. Dulu kan 0,77, sekarang sudah 4,25. Berarti sudah naik. Tapi kita perlu pelan-pelan dulu, tidak bisa dipaksakan, kita harus melihat situasi ekonomi yang lagi sangat prihatin ini,” jelasnya.

DPRD juga menyoroti sejumlah aset daerah yang belum dioptimalkan. Hidayat berjanji akan segera menindaklanjuti temuan tersebut dengan turun langsung ke lapangan.

“Ya akan segera kita optimalisasi dan kita cek lapangan kebenarannya. Langkah strategisnya ya akan meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan kualitas, lapangan, dan dedikasi, serta etika yang baik,” tegasnya.

Terkait pertanyaan mengenai kenaikan BBM untuk operasional pemerintahan yang turut disorot, Hidayat menyebut kenaikan harga BBM bukan persoalan lokal semata.

“BBM ini seluruh dunia naik, bukan kita saja. Yang penting barang ini ada. Semua BBM dunia ini naik semua. Mudah-mudahan kalau naik, ekonomi kita naik, tidak masalah. Yang penting ekonomi dulu kita naikkan,” ujarnya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Babel berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, di bawah DKI Jakarta dan di atas Jawa Tengah.

“Saya sudah enam bulan yang lalu sudah mengadakan ini. Dari efisiensi pegawai, perjalanan dinas, semua biaya yang saya potong semua. Akhirnya saya mendapat gelar nomor dua tata kelola pemerintahan yang bersih. Nomor satu DKI, dua saya, ketiga Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran sudah diterapkan sejak jauh hari sebelum tren nasional soal efisiensi bergulir, dengan tujuan mengembalikan uang rakyat untuk kepentingan rakyat.

“Tidak ada lagi proyek yang mubazir. Semua proyek kita butuhkan untuk kepentingan rakyat. Dari dulu sudah dikurangi dari mana pun semuanya. Mudah-mudahan Indonesia lebih baik dari hari ini,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!