PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus berkomitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan yang aman dan sehat bagi masyarakat. Komitmen ini ditunjukkan melalui keaktifan dalam pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, khususnya Bidang Pangan Segar Asal Ikan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pangkalpinang, Agustu Effendi, mewakili Pemerintah Kota menghadiri acara sosialisasi pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti dari Smart Room Center, Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (30/4/2026).
Dalam kesempatannya, Agustu Effendi menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh Kota Pangkalpinang.
Menurutnya, dalam rapat advokasi tersebut, Pangkalpinang mencatatkan prestasi membanggakan terkait pengelolaan data di aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Alhamdulillah, tadi kita lumayan. Sebetulnya dalam hal penginputan atau upload data, kita berada di peringkat pertama. Namun setelah dilakukan verifikasi, kita berada di level kedua,” ujar Agustu.
Pencapaian ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Pangkalpinang dalam mendukung program nasional tersebut.
Meski demikian, Agustu berharap ke depannya BPOM dapat melakukan pendampingan intensif guna memastikan akurasi dan validitas data yang telah diinputkan.
“Kita berharap ke depan BPOM juga akan melakukan pendampingan kepada kita, agar data-data yang sudah kita unggah itu benar-benar valid dan akurat di dalam sistem yang terkirim,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agustu menegaskan bahwa keberhasilan program “Kota Pangan Aman” ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dibutuhkan keterlibatan aktif berbagai instansi terkait untuk memastikan program ini berjalan maksimal.
“Untuk advokasi tentang Kota Pangan Mandiri ini kan butuh keterlibatan dari beberapa OPD. Seperti Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, hingga Baperida juga harus terlibat aktif,” tutupnya.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan Pangkalpinang dapat segera meraih predikat Kota Pangan Aman dan menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas serta bebas dari bahan berbahaya bagi masyarakat.(OB/W*)
Tidak ada komentar