PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Kota Pangkalpinang resmi menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional, yakni Pembukaan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) Pemuda Katolik Tahun 2026. Acara yang mengusung tema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan” ini berlangsung di Ballroom Hotel Grand Safran, Kamis (14/5/2026), dan diikuti sekitar 100 peserta dari 20 provinsi se-Indonesia serta lebih dari 600 tamu undangan.

Dalam paparannya disaat memberikan keterangan didepan awak media, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Agustu Effendi, menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus rasa terima kasih kepada Pengurus Pusat Pemuda Katolik yang telah mempercayakan daerah ini sebagai lokasi kegiatan besar tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Penunjukan Pangkalpinang sebagai tuan rumah bukan sekadar kehormatan, tapi peluang emas mengenalkan potensi pariwisata dan kekayaan kuliner kita kepada peserta dari berbagai penjuru negeri,” ujar Agustu usai acara.
Menurutnya, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Pemuda Katolik memiliki nilai strategis sebagai mitra pemerintah. Terutama dalam memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta berkolaborasi lintas agama.
Hal ini sejalan dengan tradisi daerah yang rutin menggelar Kemah Pemuda Lintas Agama, yang mempertemukan pemuda dari berbagai latar belakang kepercayaan dalam satu wadah persatuan berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika.
“Pangkalpinang dikenal aman, toleran, dan terbuka. Kegiatan ini semakin mengukuhkan citra tersebut. Kami berharap Pemuda Katolik dan organisasi pemuda lain terus bersinergi mendukung visi pembangunan daerah,” tambahnya.
Ketua Panitia, Hendrik, menjelaskan kegiatan berlangsung selama empat hari hingga 17 Mei 2026 dengan dukungan berbagai pihak.
Ia berharap pelatihan ini melahirkan kader yang tidak hanya andal berorganisasi, tapi juga siap mengabdi bagi gereja, masyarakat, dan negara.
“Pola pembinaan yang diterapkan mengacu pada jenjang berjenjang, mulai dasar, lanjutan, hingga pembentukan kader inti, serupa dengan sistem pembinaan organisasi kepemudaan besar lainnya di Indonesia,” ungkap Hendrik didepan semua tamu undangan.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, juga menyampaikan bahwa organisasi yang berdiri sejak 1945 ini kini berfokus pada penguatan kaderisasi, isu pembangunan berkelanjutan, serta ekonomi hijau.
Dalam rangkaian acara juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Komnas Disabilitas dengan perwakilan wilayah, serta penandatanganan MoU bersama Bawaslu RI.
Agustu menegaskan, kegiatan ini bukan hanya membangun kapasitas kepemimpinan nasional, tapi berdampak langsung bagi kemajuan daerah.
Ia berharap sinergi ini terus terjalin, mengingat tahun mendatang Pemuda Katolik kembali akan menggelar agenda besar di Pangkalpinang.
“Kita ingin pemuda menjadi garda terdepan yang menjaga keberagaman dan berkontribusi maksimal bagi kemajuan Indonesia, khususnya Pangkalpinang yang kita cintai ini,” pungkasnya.(OB/W*)
Tidak ada komentar