Harkitnas ke-118: Pangkalpinang Dorong Pengawasan Digital Anak dan Profesionalisme ASN

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Mei 2026 12:15 33

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kota Pangkalpinang tak sekadar menjadi seremonial rutin. Upacara ini dipimpin Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna di halaman Kantor Wali Kota, Rabu (20/5/2026), dijadikan momentum strategis untuk menggelorakan dua agenda penting: perlindungan anak di ranah digital dan penguatan disiplin aparatur sipil negara (ASN).

Dalam upacara tersebut, Dessy membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI yang menyoroti Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP TUNAS. Regulasi ini mengatur pembatasan akses sejumlah platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun yang dinilai belum sesuai usianya.

“Pemerintah ingin memastikan anak-anak hanya mengakses konten yang sehat, edukatif, dan beretika. Ada beberapa platform digital yang nantinya dibatasi untuk usia tertentu demi perlindungan generasi muda,” tegas Dessy.

Pemkot Pangkalpinang telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk mengeluarkan surat edaran kepada sekolah-sekolah guna mengawasi penggunaan media sosial di kalangan siswa.

Namun Dessy menegaskan, pemerintah dan sekolah tidak bisa berdiri sendiri. Peran orang tua dinilai menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini.

“Pengawasan utama tetap berada di lingkungan keluarga, khususnya orang tua,” ujarnya.

Ia pun mengajak insan pers dan seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menyosialisasikan PP TUNAS, sehingga kesadaran publik soal perlindungan anak di dunia digital terus tumbuh.

Tak hanya bicara soal anak-anak, Dessy juga menyentil persoalan disiplin di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. Menurutnya, semangat Harkitnas mestinya tercermin nyata dalam perilaku dan etos kerja sehari-hari para ASN bukan hanya dirayakan dalam upacara.

“Kita sudah memperingati Hari Kebangkitan Nasional hingga 118 kali. Sudah seharusnya semangat kebangkitan itu diwujudkan dalam disiplin kerja, peningkatan kinerja, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.

Dessy berharap setiap ASN mampu memulai perubahan dari diri sendiri membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!