
JAKARTA, OKEYBOZ.COM – Produsen mobil listrik asal China, Guangzhou Automobile Group (GAC Aion), memperpanjang garansi baterai untuk model Aion S setelah muncul dugaan cacat produksi yang berdampak pada ratusan ribu kendaraan komersial di negara tersebut.Mengutip
CarNewsChina, Jumat (24/7/2026), diperkirakan lebih dari 213.000 unit GAC Aion S yang digunakan sebagai armada taksi online dan kendaraan operasional berpotensi terdampak. Kasus ini mencuat setelah platform pengaduan konsumen di China menerima ratusan laporan dari pemilik armada dalam kurun waktu dua pekan.Mayorita
s keluhan berasal dari kendaraan yang telah menempuh jarak antara 150.000 hingga 300.000 kilometer. Kerusakan umumnya muncul saat masa garansi standar pabrikan, yakni 8 tahun atau 150.000 kilometer, telah berakhir.Berdasar
kan hasil pemeriksaan sejumlah lembaga independen, kerusakan tersebut tidak disebabkan oleh benturan maupun kendaraan yang terendam banjir. Investigasi justru mengarah pada dugaan cacat manufaktur pada sel baterai.Sebagai
respons, GAC Aion mengumumkan kebijakan perpanjangan garansi khusus untuk Aion S komersial yang menggunakan baterai CALB berkapasitas 177 Ah. Garansi yang sebelumnya berlaku selama 8 tahun atau 150.000 kilometer kini diperpanjang menjadi 8 tahun atau 300.000 kilometer.Selain i
tu, perusahaan juga menyediakan inspeksi gratis, perbaikan tanpa biaya, hingga penggantian paket baterai apabila kerusakan terbukti disebabkan oleh cacat produksi.GAC Aion
juga akan memperkuat sistem pemantauan baterai secara jarak jauh (remote monitoring). Melalui sistem tersebut, kendaraan yang terdeteksi mengalami anomali akan segera dihubungi untuk menjalani pemeriksaan di bengkel resmi sebelum kerusakan berkembang lebih lanjut.Sementar
a itu, CALB sebagai produsen baterai menyatakan siap bertanggung jawab atas kualitas produknya sepanjang masa penggunaan. Perusahaan memastikan pemilik kendaraan yang terdampak dapat memperoleh layanan inspeksi dan perbaikan melalui jaringan purna jual yang telah ditunjuk.Kasus in
i menjadi sorotan di industri kendaraan listrik China karena terjadi di tengah meningkatnya standar keselamatan baterai nasional. Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kualitas komponen baterai serta layanan purna jual yang andal, terutama untuk kendaraan listrik yang beroperasi secara intensif sebagai armada komersial.
Tidak ada komentar