Tiga Inovasi Disperindagkop-UKM Bangka Tengah Percepat UMKM Naik Kelas dan  Pelayanan Publik Berkualitas

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Agu 2026 15:44 23

BANGKA TENGAH, OKEYBOZ.COM – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Bangka Tengah terus mendorong reformasi pelayanan publik melalui inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tiga program unggulan, yakni RANTING EMAS, JAKET UMKM, dan KEDAI DIGITAL UMKM, menjadi instrumen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem usaha mikro sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.

Kepala Disperindagkop-UKM Kabupaten Bangka Tengah, Irwandi atau Beben, mengatakan inovasi tersebut merupakan implementasi transformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap program memiliki fungsi berbeda, namun saling melengkapi dalam membangun UMKM yang lebih tangguh. RANTING EMAS memastikan akurasi alat ukur di puskesmas dan posyandu untuk mendukung penanganan stunting. JAKET UMKM memberikan perlindungan sosial bagi pelaku usaha melalui BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan KEDAI DIGITAL UMKM meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan digital dan pendampingan usaha.

“Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat daya saing UMKM,” kata Beben, Kamis (6/8/2026).

Melalui KEDAI DIGITAL UMKM, peserta memperoleh pelatihan pemasaran digital, pengembangan usaha, pendampingan intensif, hingga bantuan stimulasi modal melalui kolaborasi dengan Rumah BUMN PT Telkom dan Baznas Bangka Tengah.

Sementara melalui JAKET UMKM, pemerintah daerah membantu pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun agar pelaku usaha memiliki perlindungan terhadap risiko kerja sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya jaminan sosial.

Beben menegaskan pemerintah daerah akan terus menghadirkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan inovasi bukan diukur dari banyaknya penghargaan, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta meningkatnya kualitas pelayanan dan kesejahteraan pelaku usaha,” ujarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!