PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Kapolresta Pangkalpinang, Indra Wijatmiko menegaskan pentingnya kolaborasi antarunsur dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menyambut momen Indonesia Emas. Hal ini disampaikannya saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2026–2030, yang berlangsung di Ballroom Bangka City Hotel, Kamis (6/8/2026).
Dalam pidatonya, Indra menyatakan kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk apresiasi terhadap peran vital insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, teruji, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Kita semua memiliki misi masing-masing, jurnalis punya tugasnya, kepolisian punya tugasnya, begitu juga TNI dan instansi lainnya. Mari kita satukan langkah dan bergandengan tangan. Kolaborasi inilah kunci agar daerah kita senantiasa aman, damai, dan sejahtera,” ujar Indra saat memberikan ucapan selamat kepada Ketua IJTI Pengda Babel periode 2026-2030, Adha Agus, beserta jajaran pengurus.
Pada kesempatan tersebut, Indra Wijatmiko memperkenalkan program unggulan Polresta Pangkalpinang yaitu Bantuan Kuliah Gratis jenjang Sarjana (S-1) yang ditujukan bagi putra-putri daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat belajar tinggi.
Program ini memberikan pembebasan seluruh biaya pendidikan, serta bantuan biaya sebesar Rp6 juta per semester bagi setiap penerima. Bahkan bagi mahasiswa yang berasal dari daerah, seperti Mentok dan wilayah lain di luar Pangkalpinang, pihaknya berkomitmen menyediakan tempat tinggal sementara secara gratis.
Langkah ini diambil mengingat, sekitar 15 tahun lagi kita dihadapkan menuju Indonesia Emas. Menurut Indra, keberhasilan bangsa melewati momen bersejarah itu sangat bergantung pada kualitas SDM saat ini.
“Kita tidak bisa menolak atau menghindar dari kedatangan Indonesia Emas. Kita harus siap menghadapinya dengan SDM yang unggul. Caranya adalah dengan membenahi sektor pendidikan mulai dari sekarang. Jangan sampai ada putra-putri cerdas kita yang terhenti sekolah hanya karena kendala biaya,” terangnya.
Saat ini program baru berfokus pada jenjang perguruan tinggi, namun ia, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memperluas cakupan bantuan hingga ke jenjang TK, SD, SMP, SMA, bahkan sampai jenjang S-2 ke luar negeri.
Target yang ditetapkan adalah menerima 70 orang penerima setiap tahunnya. Dihitung secara bertahap, program ini diprediksi akan mengubah nasib ribuan generasi muda Babel hingga masa pensiun tugasnya nanti.
“Saya memohon dukungan sepenuhnya dari rekan-rekan IJTI dan seluruh elemen masyarakat. Jika ada kerabat, tetangga, atau warga yang memenuhi syarat namun belum mengetahui program ini, tolong sampaikan agar datang langsung ke Polresta Pangkalpinang. Mari kita putus mata rantai keterbelakangan pendidikan di tanah air kita tercinta ini,” pungkas Indra.(OB/W*)
Tidak ada komentar