Tugu Mihrab Jadi Ikon Desa Cupat, PT TIMAH Dukung Pengembangan Sarana Publik

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Agu 2026 08:23 11

BANGKA BARAT, OKEYBOZ.COM — PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendukung pengembangan sarana dan prasarana masyarakat di wilayah operasional perusahaan, termasuk di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Salah satu dukungan tersebut diwujudkan melalui pengembangan kawasan Tugu Mihrab yang menjadi salah satu ikon Desa Cupat. Sebelumnya, PT TIMAH telah mendukung pembangunan tugu tersebut. Kini, kawasan itu kembali dikembangkan melalui perbaikan bagian tugu yang rusak serta penataan taman di sekitarnya.

Kepala Desa Cupat, Gegha Khris Kharishma, mengatakan pengembangan tersebut tidak hanya untuk mempercantik kawasan, tetapi juga menjadikannya ruang publik yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Awalnya tugu ini dibangun oleh PT TIMAH beberapa tahun lalu. Sekarang kami percantik lagi, termasuk memperbaiki bagian yang rusak dan menata kawasan di sekitarnya menjadi taman dengan dukungan PT TIMAH,” ujar Gegha.

Menurutnya, keberadaan taman juga diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan karena lokasi Tugu Mihrab berada di kawasan tikungan yang cukup rawan kecelakaan.

“Daerah ini rawan kecelakaan karena kondisi jalannya merupakan tikungan. Dengan adanya taman, kami berharap pengendara bisa lebih pelan ketika melintas sehingga kawasan ini juga menjadi lebih aman,” katanya.

Gegha menyebut Tugu Mihrab memiliki nilai sejarah bagi Desa Cupat. Bentuknya yang menyerupai mangkok keruk menjadi simbol yang berkaitan dengan sejarah aktivitas pertambangan timah di daerah tersebut.

“Tugu Mihrab ini kami harapkan menjadi ikon Desa Cupat. Bentuknya juga menggambarkan mangkok keruk yang identik dengan sejarah pertambangan timah di daerah ini,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah desa berencana mengembangkan kawasan tersebut menjadi ruang yang lebih produktif, termasuk melibatkan ibu-ibu PKK melalui pengembangan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

“Ke depan, kami berharap ibu-ibu PKK bisa ikut merawat dan mengembangkan taman ini. Misalnya dengan membuat taman TOGA sehingga kawasan ini tidak hanya menjadi taman biasa, tetapi juga memiliki manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan taman membuat kawasan Tugu Mihrab memiliki fungsi lebih luas dan berpotensi menjadi ruang berkumpul maupun destinasi wisata desa.

“Kami sangat terbantu karena kalau hanya tugu, pemanfaatannya tentu tidak terlalu produktif. Dengan adanya taman, ke depan kawasan ini bisa menjadi tempat wisata atau ruang berkumpul masyarakat,” katanya.

Gegha juga mengapresiasi dukungan PT TIMAH terhadap pembangunan dan pengembangan sarana prasarana Desa Cupat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain Tugu Mihrab, Kantor Desa Cupat juga memiliki sejarah dengan PT TIMAH. Bangunan yang kini digunakan sebagai kantor desa sebelumnya merupakan rumah sakit milik PT TIMAH.

“Kantor desa ini dulunya merupakan rumah sakit milik PT TIMAH. Sekarang bangunan tersebut kami optimalkan menjadi kantor desa dan fasilitas pelayanan bagi masyarakat,” kata Gegha.

Ia berharap sinergi pemerintah desa, masyarakat dan perusahaan dapat terus berjalan dalam mengembangkan sarana prasarana desa. Dengan penataan Tugu Mihrab, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Desa Cupat, tetapi juga memiliki fungsi sosial, ruang publik, keselamatan lingkungan dan potensi wisata.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!