PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin resmi membuka Festival Gema Ekraf Ke-2 Tahun 2026 pada Senin (24/8) sore di Taman Wilhelmina, Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari. Acara yang juga bagian dari rangkaian Explore Babel 2026 ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi kreatif dan wadah kreasi masyarakat, khususnya generasi muda.
Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna serta Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin turut hadir dalam pembukaan tersebut. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy juga menyampaikan sambutan dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BI dalam mendorong potensi daerah.
Dalam sambutannya, Saparudin menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang pertemuan kreativitas, seni, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, komunitas dan masyarakat dalam satu kegiatan yang positif dan produktif.
“Kami apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Explore Babel Tahun 2026,” ujar Saparudin.
Salah satu acara utama adalah lomba band tingkat umum yang diikuti 18 band. Saparudin berharap lomba ini tidak hanya mencari juara, tetapi menjadi wadah bagi anak muda dan musisi untuk mengembangkan bakat, membangun jejaring, serta terus berkarya dan berinovasi.
Kepada para peserta, beliau berpesan: “Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang.”
Selain pertunjukan musik, festival ini dimeriahkan oleh lebih dari 40 tenant pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.
Saparudin menegaskan keberadaan mereka sangat penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, karena produk-produk yang ditampilkan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan kreativitas, keterampilan dan potensi masyarakat setempat.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dan UMKM melalui berbagai bentuk dukungan, kolaborasi, promosi, serta penciptaan ruang-ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan dan mengembangkan produknya,” tegasnya.
Beliau juga mengajak seluruh pelaku ekraf dan UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, berinovasi, memperkuat pemasaran, dan memanfaatkan teknologi digital. Masyarakat pun diminta untuk mendukung dan membeli produk lokal sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaku usaha daerah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Babel, Rommy Sariu Tamawiwy menyambut baik semangat Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam membangun optimisme, mencari terobosan, dan menjalin sinergi serta kolaborasi di tengah dinamika yang tidak ringan. Tiga hal tersebut, kata Rommy, menjadi kekuatan utama yang terus menggerakkan kemajuan kota.
“Semua insan Bangka Belitung, semua insan Pangkalpinang harus punya mindset: ‘Aku harus all out mengeksplorasi seluruh keunggulan kota kita.’ Siapa lagi yang mau mengeksplorasi kalau bukan kita? Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ujar Rommy.
Ia juga menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Festival Gema Ekraf 2026 yang menjadi rangkaian program Explore Babel 2026 merupakan bukti kekuatan kerjasama antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendukung UMKM dan masyarakat luas.
Di akhir sambutan, Saparudin berharap festival ini membawa manfaat luas, tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sarana promosi potensi daerah, penguatan ekonomi kreatif, serta memperluas jejaring antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.(OB/W*)
Tidak ada komentar