Pemasangan Tapping Box ke-7 di d’Orange cafe, Miwani Harapkan PAD Meningkat

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Mei 2023 19:20 56 Admin

Penulis : Fatimah

OKEYBOZ. COM, BANGKA BANGKA BARAT — Pajak memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pembangunan di suatu daerah. Melalui pajak, pembangunan dan perkembangan di semua sektor suatu daerah dapat lebih maksimal.

Secara konvensioanl wajib pajak biasanya membayarkan pajaknya langsung ke kantor pajak di wilayahnya masing-masing.
Namun dengan kemajuan tekonogi, wajib pajak semakin dimudahkan dengan berbagai aplikasi ataupun alat pembayaran pajak utamanya bagi para pelaku usaha.

Salah satu alat untuk membantu kemudaha pembayaran pajak bagi para pelaku usaha adalah Tapping Box.
Tapping box merupakan sebuah alat pemantau pajak untuk menghindari penyelewengan dengan merekam setiap transaksi yang dilakukan pada bisnis seperti Rumah makan, cafe, hotel maupun penginapan.

Seperti pada Selasa, (30/5/2023) BP2RD pemkab Bangka Barat yang melakukan pemasangan Tapping box ke-7 di d ‘Orange cafe.

Menurut Herry Indarto, selaku kabid Pendataan Penilaian dan Penetapan di BP2RD pemkab Bangka Barat pemasangan Tapping Box pada hari ini merupakan kelanjutan dari pemasangan sebelumnya.
“Untuk d’Orange cafe hari ini merupakan tempat usaha ke-7 yang kita pasang. Total pada hari ini ada 3 tempat usaha yang kita pasang setelah d’Orange cafe yaitu di hotel Yasmi dan hotel Yasmin Star.
Alat ini merupakan bantuan dari bank SumselBabel melalui vendor mereka, PT. Pinisi Elektrik . Pada September 2022, BP2RD sudah mengajukan 8 buah tapping box ke bank SumselBabel. Dari 8 yang diajukan sdh terpasang di 5 tempat usaha. Untuk pemasangan pertama kali kita lakukan di resto Rumah Kebun, ‘ Ujar Herry.

Menurut Herry, untuk target yang dianggap potensial ada sekitar 22 tempat usaha berikutnya yang akan mereka pasang tapi ini akan dilakukan secara bertahap.

“Untuk kedepan kami akan fokus ke rumah makan Padang. Mengingat banyaknya rumah makan Padang yang ada di Mentok. Banyak dari pemilik rumah makan Padang yang meminta untuk dipasanhkan alat ini, namun untuk sementara ketersediaan alat ini masih terbatas” Ujar Herry

Adapun wilayah berikutya yang akan disasar BP2RD adalah Parittiga Jebus.

Dari perwakilan Bank SumseBabel yang ikut hadir pada acara tersebut, Kodri selaku wakil pincab Bank SumselBabel Mentok mengatakan bahwa bank SumselBabel mendukung apapun kegiatan pemerintah daerah Bangka Barat.
“Kami siap mensupport apapun yang diajukan oleh pemkab Bangka Barat, karena kami merupakan mitra pemda.
Ini merupakan salah satu alat penunjang retribusi daerah. Berapappun yang diajukan pemda, akan kami usahakan. Dengan adanya alat ini lebih memudahkan pelaku usaha dalam membayar kewajiban pajak usahanya,” Ujar Kodri

Sementara itu owner d’Oren Cafe yaitu Tuti Efriani atau yang akrab disapa Yani yang dihubungi via whatsapp, mengatakan bahwa terbantu dengan adanya alat ini.
“Salah satu kelebihan alat ini membantu dalam pembukuan usaha kami. Karena semua tertera jelas di situ, terutama pajaknya sebesar 10℅.Selain itu kita sebagai UMKM juga menyumbangkan retribusi ke daerah kita sendiri. Semoga dengan adanya peningkatan PAD, pembangunan di Bangka Barat juga meningkat. Harapan saya bisa bermitra dengan pemerintah daerah. Apalagi Oren Cafe sekarang sudah memiliki hotel, ada restoran, ruang hall untuk rapat kedinasan. Terus terang saja daya beli di Mentok ini masih kurang. Dengan adanya fasilitas tersebut, harapan saya bisa berkolaborasi dengan penerintah daerah. Dengan cara mereka melakukan rapat disini, otomatis akan meningkatkan PAD itu sendiri, ” Ujar Yani.

Kepala BP2RD Bangka Barat, Miwani SE mengatakan keberadaan alat ini sangat membantu bagi BP2RD dan para pelaku usaha sendiri.
“Untuk kami sendiri, dapat membantu petugas kami di lapangan. Ini merupakan kerjasama dengan Bank SumselBabael, sementara untuk para pelaku usaha, dengan adanya alat ini membantu dalam pembukuan usaha mereka. Mudah-mudahan dengan adanya alat ini, selain mengurangi mobilitas pelaku usaha untuk membayar pajak usahanya ke kantor pajak, juga membantu
pemerintah daerah meningkatkan PAD-nya, ” Ujar Miwani (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!