4000 Buah Melon Siap Panen, Samsuni Terkendala Pemasaran

waktu baca 3 menit
Senin, 30 Des 2024 20:21 43 kina

Penulis : Fatimah
OKEYBOZ. COM, BANGKA BARAT — Desa Pait Mentok ternyata menyimpan potensi sebagai daerah yang subur untuk membudidayakan buah Melon. Hal ini dibuktikan oleh Samsuni (70) pensiunan karyawan PT. Timah.

Samsuni mengakui baru sekitar 2 bulan menekuni budidaya melon ini. Sebelumnya Samsuni bertanam semangka, aneka sayuran seperti timun, terong, jagung.
“Baru kali ini saya menanam melon secara besar-besaran, sebelumnya dulu hanya seribu buah, “ Ujar Samsuni.

Samsuni warga Pait Nentok Yang sukses membudidayakan buah melon. (29/12/2024)

Kades Belo Laut Ibnu dan Warganya Samsuni yang sukses membudidayakan melon (29/12/2024)

Budidaya melon diakui Samsuni tidak sulit, usia 70 hari sudah bisa dipanen. Untuk perawatannya hanya perlu disiram satu kali setiap hari. Terlihat dari kebun melonnya yang terawat baik. Hampir setiap pohon digayuti buah melon yang siap panen. Saat ini yang menjadi kendala Samsuni adalah di pemasaran.

“Sudah menghubungi pengepul dari Pangkalpinang, Palembang, tapi belum ada kesepakatan harga. Selain mempromosikan dari mulut ke mulut, saya juga menggunakn media sosial seperti facebook,” Ujarnya.
Samsuni berharap mendapat harga yang pantas karena untuk mengimbangi modal yang sudah dikeluarkan seperti pupuk, bibit dan perawatan hariannya.

Buah melon yang menjadi andalan Samsuni adakah melon dengan daging berwarna jingga dan melon Marjan. Dua varian buah melon ini merupakan andalan petani buah melon. Untuk varian melon berdaging jingga, tekstur buahnya lebih lembut dengan rasa manis sedang. Sedangkan melon Marjan warna daging putih, dengan tekstur renyah dan rasa yang lebih manis.

Hal ini dibuktikan ketika penulis ikut mencicipi di kebun melon Samsuni.
“Untuk ke depan saya belum pasti akan menekuni budidaya melon lagi. Karena dari segi permodalan dan daya beli konsumen budidaya semangka lebih menjanjikan, “ Ujar Samsuni.

Sementara Ibnu, kades Belo Laut yang menemani ke kebun melon sangat mengapresiasi warganya yang sukses membudidaykan melon di kawasan Pait ini. Karena jarang di daerah Mentok dan sekitarnya ada petani yang sukses berkebun melon sebelumnya.

“Kita dari pemerintah desa sangat mendukung warga kita yang berinovasi menekuni budidaya buah melon ini. Maka dari itu kita hadir disini pada hari ini dalam mendukung upaya warga kita ini. Kita akan endorse, bantu Sosialisasikan supaya warga Belo laut yang lain untuk tahu bahwa ada perkebunan melon yang berhasil dibudidayakan oleh warga Belo Laut,” Ujar Ibnu

Ketika disinggung apakah hal ini bisa menjadi solusi ke depan bagi warga Belo Laut dan sekitar, Ibnu pun mengiyakan. “Betul! Ini bisa jadi alternatif bagi warga kami yang saat ini masih bergantung ada sektor tambang, agar mulai mengubah mindset bahwa sektor tambang bukan segalanya tapi ada banyak hal yang bisa dikembangkan di Mentok ini sebagai sumber mata pencaharian. Mari kita mulai melirik sektor lain di sekitar kita! Karena buat kami, apa yang sudah diperbuat warga kami ini luarbiasa. “ Ujar Ibnu menutup perbincangan. (OB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!