Dindikbud Babel Apresiasi Timedoor Academy Pangkalpinang: Dorong Generasi Jadi Pencipta Teknologi, Bukan Sekadar Pengguna

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 15:15 33 wiwik okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi tinggi atas peresmian Timedoor Academy di Kota Pangkalpinang, Sabtu (4/7/2026). Lembaga pendidikan teknologi ini diharapkan mampu mengubah paradigma anak-anak daerah dari sekadar pengguna pasif menjadi pencipta dan inovator di bidang digital.

Plt. Kepala Dindikbud Provinsi Babel, Saipul Bakhri, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara pembukaan yang berlangsung di Gedung Nasional, Jalan KH. Abdul Hamid No 129 Pangkalpinang.

Menurutnya, kehadiran akademi ini menjadi langkah strategis menghadapi pesatnya perkembangan teknologi yang tak bisa dihindari lagi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas peresmian Timedoor Academy Pangkalpinang. Ini bagian upaya bersama mencerdaskan anak bangsa agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk berinovasi dan berkreasi,” ujar Saipul.

Ia menekankan penguasaan teknologi kini sudah menjadi keniscayaan. Jika tidak diikuti, Bangka Belitung berisiko tertinggal, terlebih semakin banyak pekerjaan yang tergantikan oleh sistem digital dan kecerdasan buatan (AI).

Selama ini, lanjutnya, masyarakat Indonesia cenderung lebih mahir memanfaatkan teknologi namun masih minim dalam menciptakannya sendiri, paradigma yang ingin diubah sejak dini melalui kehadiran lembaga ini.

“Kita tidak ingin anak-anak kita hanya pintar mengakses, tapi harus mampu melahirkan ide kreatif dan inovatif lewat teknologi. Keahlian ini nantinya bisa dipakai memajukan sektor industri maupun memasarkan produk unggulan daerah,” jelasnya.

Meski mendorong kedekatan anak-anak dengan dunia digital, Saipul mengingatkan pentingnya landasan moral dan pendidikan karakter. Teknologi harus dimanfaatkan dengan bijak agar tidak terjadi penyalahgunaan atau hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, pemerintah daerah sendiri telah memasukkan materi literasi digital ke dalam kurikulum sekolah formal hingga jenjang menengah, sebagai mata pelajaran pilihan bertema AI.

Namun, Dindikbud Babel membuka peluang kerja sama dengan Timedoor Academy untuk penguatan kapasitas tenaga pendidik.

“Jangan sampai anak-anak sudah melangkah jauh ke depan, sementara penguasaan teknologi gurunya masih tertinggal di tempat. Kolaborasi ini diharapkan membantu para guru lebih menguasai pembelajaran digital,” tegas Saipul.

Pihaknya juga berjanji akan terus memantau pola pendidikan yang diterapkan akademi ini, guna memastikan tercipta keseimbangan sempurna antara penguasaan ilmu pengetahuan (Kognitif) dan pembentukan karakter (Afektif) siswa.(OB/W*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    LAINNYA
    error: Content is protected !!