
Caption: Aktivitas tambang besar di kawasan Hutan Produksi Dusun Klidang Desa Tepus. (Ist)
Editor: Aditya.
OKEYBOZ.COM, BANGKA SELATAN, — Ada aktivitas tambang besar di kawasan Hutan Produksi, kabarnya milik Wanto, namun aktivitas tambang di lokasi ini tidak ditertibkan oleh aparat penegak hukum (APH) di Bangka Belitung.
Aktivitas tambang ilegal itu terjadi di Dusun Klidang Desa Tepus Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sebanyak empat (4) tambang timah jenis TN menggunakan mesin Fuso menggasak hutan produksi yang luasnya sekitar 8 hektar di Dusun Klidang Desa Tepus tersebut.
Akibat aktivitas tambang ini, terlihat kawasan sudah dipenuhi tumpukan tanah dan lubang-lubang. Ada sebagian sudah berisi air, ada juga lubang yang baru dibuat oleh alat-alat berat jenis ekscavator tersebut.
Mirisnya, meski kondisi kawasan Hutan Produksi ini sudah porak poranda, tidak ada satupun aparat penegak hukum (APH) yang berani melakukan tindakan penertiban, bahkan terkesan pembiaran.
Informasi yang dikumpulkan Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber), lokasi yang digasak empat TN ini masuk kawasan Hutan Produksu Dusun Klidang Desa Tepus Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan.
Menurut warga yang ditemui Tim Jobber, bahwa sebelumnya lahan yang digasak TN ini adalah milik Edo yang berdomisili di Desa Lubuk. Awalnya lokasi yang digarap sekitar 5 hektar.
Namun belakangan, luas lahan yang digasak oleh aktivitas tambang tersebut mencapai 8 hektar.
“Aktivitas tambang Edo Cs ini sempat di stop Bang. Tapi sekarang mulai jalan lagi, dan bahkan tampaknya tambah luas dari semula,” tukas Mur, warga sekitar.
Aktivitas tambang di lokasi ini terbilang besar. Bahkan informasinya, alat berat yang beroperasi membongkar tanah di lokasi ini mencapai 10 unit ekscavator.
Selain ekscavator ada juga alat berat jenis dozer untuk meratakan tanah yang telah dicaplok oleh moncong besi escavator.
Sehingga menghasilkan lubang-lubang camui, yang jumlahnya cukup banyak.
Jika lahan yang digarap disebut warga milik Edo, sementara alat-alat berat yang beroperasi di lokasi ini disebut warga milik Ahtin, warga Desa Deniang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.
Sedangkan untuk pengelolaan empat tambang timah jenis TN yang beroperasi di lokasi tersebut dikoordinir Wanto, juga warga Sungailiat Kabupaten Bangka.
Tim Jobber mencoba konfirmasi kepada Suwanto alias Wanto yang disebut sebagai koordinator tambang di kawasan HP Dusun Klidang Desa Tepus, Jumat (21/3/2025) sekitar pukul 22.39 WIB.
Namun hingga berita ini dinaikkan, belum ada respon dari Suwanto.
Sementara pihak lain, Edo sebagai pemilik lahan dan Athin sebagai Bos alat berat yang menyewakan alat berat untuk membongkar tanah di kawasan HP tersebut sedang diusahaan konfirmasi. (JB/okeyboz)
Tidak ada komentar