Kebakaran TPA Parit 6 Kembali Membesar, Warga Keluhkan Sesak Napas

waktu baca 2 menit
Rabu, 23 Sep 2026 18:56 10 dika okeyboz

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Sempat dipadamkan, api di TPA Parit 6, Pangkalpinang, ternyata belum benar-benar jinak. Kobaran kembali membesar dan asap pekat menyelimuti kawasan sekitar, hingga warga mulai mengeluhkan sesak napas.


Api kembali muncul dan meluas, disertai kepulan asap tebal yang menyelimuti kawasan sekitar TPA. Kondisi ini membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi mulai mengeluhkan gangguan pernapasan.

Salah seorang warga, Saipudin (50), mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, kobaran api mulai membesar.

“Api mulai muncul sekitar pukul 20.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, api mulai membesar,” ujar Saipudin.

Menurut Saipudin, petugas Damkar sempat melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 08.00 WIB. Kobaran api berhasil diredam, namun asap masih terlihat mengepul dari tumpukan sampah.

“Sekitar pukul 08.00 WIB, api sempat dipadamkan oleh petugas Damkar. Namun, masih terdapat asap dari lokasi kebakaran. Setelah itu, petugas meninggalkan lokasi,” katanya.

Situasi kembali berubah sekitar pukul 12.00 WIB. Api disebut kembali muncul dari kawasan TPA dan kemudian membesar serta meluas.

Kepulan asap tebal kembali menyelimuti kawasan sekitar TPA Parit 6. Warga pun mulai merasakan dampaknya secara langsung.

Saipudin mengaku asap yang pekat membuat warga mengalami sesak napas dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Dampaknya kami mengalami sesak napas. Aktivitas juga terganggu karena asapnya sangat tebal,” ungkapnya.

Kondisi ini menjadi perhatian karena kebakaran kembali terjadi setelah sebelumnya petugas melakukan pemadaman. Kebakaran pada tumpukan sampah juga berpotensi kembali memunculkan titik api apabila bara di bagian dalam belum sepenuhnya padam.

Hingga berita ini diterbitkan, api dan kepulan asap masih menjadi perhatian warga di sekitar TPA Parit 6.

Warga berharap penanganan kebakaran dapat dilakukan secara menyeluruh agar api tidak kembali membesar dan paparan asap tidak semakin mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat. (Radak)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!