SLB Negeri Kelapa Dibangun: Gubernur Babel Tegaskan Komitmen Negara Hadir untuk Semua Anak

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Agu 2025 06:45 79 Admin

 

Editor : Aditya.

OKEYBOZ.COM, KELAPA — Sebuah langkah monumental dalam dunia pendidikan inklusif resmi dimulai di Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kelapa, Senin (4/8/2025), sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

Didampingi Bupati Bangka Barat Markus dan Ketua DPRD Badri Syamsu, Gubernur Hidayat menyampaikan pesan mendalam bahwa pembangunan SLB ini bukan hanya proyek infrastruktur, tapi tanggung jawab moral dan konstitusional pemerintah dalam menjamin hak dasar pendidikan untuk seluruh warga negara.

“Pendidikan harus membebaskan, memberdayakan, dan memanusiakan manusia. SLB adalah jembatan bagi anak-anak yang butuh pendekatan khusus agar mereka tetap bisa mengejar cita-citanya,” tegas Hidayat dalam sambutannya.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan seorang anak pun kehilangan haknya hanya karena perbedaan fisik, mental, atau latar belakang sosial. Menurutnya, kehadiran SLB merupakan simbol kehadiran negara yang inklusif, yang menyentuh hingga kelompok paling rentan.

Sementara itu, Bupati Markus menyebut pendirian SLB Negeri Kelapa sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini hanya mengandalkan satu SLB negeri di Mentok.

“Dengan hadirnya SLB Negeri Kelapa, layanan pendidikan inklusif bisa menjangkau seluruh kecamatan di Bangka Barat. Ini merupakan hasil dari dorongan masyarakat yang ingin pendidikan lebih merata,” ujarnya.

Markus juga menegaskan komitmen daerah dalam mengembangkan sistem pendidikan inklusif, termasuk pelatihan guru pembimbing dan penguatan SDM pendidikan luar biasa yang berdaya saing.

“Kami ingin Bangka Barat menjadi kabupaten yang berkeadilan, tangguh, makmur, dan bersahabat, termasuk untuk anak-anak istimewa.”

SLB Negeri Kelapa dibangun melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Khusus dari Ditjen Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Proyek ini menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp6,2 miliar.

Berdiri di atas lahan seluas 1,4 hektare dengan bangunan utama seluas 0,9 hektare, SLB ini akan dilengkapi berbagai fasilitas modern:

4 unit bangunan ruang kelas (masing-masing 3 ruang)

Ruang administrasi

Ruang pembelajaran khusus

2 ruang keterampilan

Ruang perpustakaan

Ruang kesehatan

Kantin dan toilet

Selasar penghubung

Ruang ibadah dan pos jaga

Lapangan upacara

Pagar depan dan belakang

Harapan Baru dari Kelapa untuk Anak-anak Istimewa

Pembangunan SLB Negeri Kelapa diharapkan menjadi tonggak perubahan pendidikan inklusif di Bangka Belitung, sekaligus menjadi model sekolah luar biasa yang ramah anak, ramah disabilitas, dan ramah masa depan.

“Kita bangun bukan hanya fisiknya, tapi juga semangatnya. Semua anak berhak belajar, tumbuh, dan bermimpi, tanpa batas.” tutup Gubernur Hidayat. (*/okeyboz)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!