
OKEYBOZ.COM, BELITUNG – Dunia induk sepakbola PSSI Kabupaten Belitung diguncang prahara panas, kali ini menimpa Ketua Komite Wasit Sepakbola PSSI Kabupaten Belitung. Sebanyak 9 orang anggota Wasit PSSI Kabupaten Belitung yang berlisensi C1, C2 dan C3 menyampaikan mosi tidak percaya kepada Komite Wasit Sepakbola PSSI Kabupaten Belitung.
Didalam surat yang beredar ditujukan langsung kepada Ketua dan Exco PSSI Kabupaten Belitung, menyampaikan empat point tuntutan berdasarkan pertimbangan yang berdampak langsung terhadap integritas, profesionalisme dan kualitas kepemimpinan Komite Wasit PSSI Kabupaten Belitung.
Media ini mencoba menghubungi ketua PSSI Kabupaten Belitung H. MZ Hendra Caya untuk mengetahui lebih mendalam persoalan yang terjadi di tubuh PSSI Kab. Belitung. Menjawab pertanyaan media ini Ketua PSSI ini hanya mengatakan akan segera merapatkan hal tersebut.
“Surat sudah masuk ke pengurus dan segera dirapatkan,” ujar Hendra Caya singkat. Selasa (3/2/2026) pagi.
Tentunya ini menjadi pukulan telak bagi Askab PSSI Kabupaten Belitung. Delima yang sangat kuat tentunya para pengadil dilapangan berdalih “tidak mampu memimpin pertandingan dengan baik”, wasit sepak bola kerap berubah fungsi menjadi sasaran kemarahan massa. Mosi tidak percaya ini bukan hanya mosi yang tidak mendasar, mereka para pengadil dilapangan sudah muak atas ulah “oknum” di tubuh PSSI Kabupaten Belitung sendiri.
Terlepas dari segala persoalan wasit yang terjadi tentunya PSSI dan Komite Wasit harus serius bebenah diri, dengan melakukan menyelenggarakan pelatihan untuk regenerasi dan peningkatan kualitas wasit. Wasit juga harus berkomitmen menaikkan mutu.
Sedangkan pemain, ofisial tim, dan suporter perlu lebih memahami peraturan pertandingan sepak bola.
Sementara itu insan sepakbola Belitung menanggapi santai persoalan yang terjadi di tubuh PSSI Kabupaten Belitung. Dirinya sudah menduga masalah ini akan menguap dan menunggu waktu saja akan meledak bagaikan “BOM Waktu”.
“Sudah pasti para wasit tidak percaya, akan ulah oknum seperti itu” ujarnya berseloroh.
Bisa dibayangkan apabila para pengadil lapangan ini mogok dan ogah memimpin suatu pertandingan, sementara persedian wasit PSSI Belitung sangat minim sekali. Ketua Exco Wasit PSSI yang diharapkan bisa mengayomi para wasit-wasit ternyata sebaliknya mencederai peluh keringat mereka yang tumpah selama memimpin pertandingan dilapangan. Sangat ironis sekali, apabila tuntunan mereka tidak terpenuhi.
Tidak ada komentar