PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM – Semangat belajar di luar kelas mewarnai Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (15/4/2026). Sebanyak 34 siswa-siswi dari SD Negeri 16 Koba, Kecamatan Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah, melakukan kunjungan edukasi atau Eduventure ke bangunan bersejarah tersebut.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin.
Kedatangan rombongan siswa yang terdiri dari 21 siswi dan 13 siswa ini disambut hangat oleh Susanti, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, serta tim Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Kegiatan ini merupakan realisasi dari surat permohonan kunjungan yang sebelumnya telah diajukan pihak sekolah kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Dalam sesi materi, para siswa diajak menyusuri jejak sejarah panjang bangunan yang kini ditetapkan sebagai cagar budaya tersebut.
Pemaparan sejarah disampaikan oleh budayawan lokal, Datuk Ahmad Elvian, yang memandu para siswa mengenal asal-usul bangunan rumah dinas, sejarah Kota Pangkalpinang, hingga kaitan sejarah masa lampau di Mentok dan wilayah Kepulauan Bangka Belitung secara umum.
“Alhamdulillah, kita mendapat kunjungan dari SDN 16 Koba yang bersurat beberapa waktu lalu. Kita sambut dan terima dengan baik. Anak-anak sangat antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan narasumber,” ujar Susanti usai menemani kegiatan.
Susanti menegaskan, Rumah Dinas Wali Kota bukan sekadar tempat tinggal pejabat, melainkan milik seluruh masyarakat.
“Oleh karena itu, pintu tempat ini selalu terbuka bagi institusi pendidikan maupun masyarakat umum yang ingin belajar sejarah atau sekadar mengenal warisan leluhur,” ungkapnya.
“Kami ingin semua warga merasakan, mencintai, dan memiliki rasa bangga bahwa rumah dinas ini adalah aset budaya yang patut dilestarikan. Ini adalah sejarah kita bersama,” tambahnya.
Meski sempat mengalami sedikit penundaan kedatangan rombongan karena adanya kegiatan di Mako Bremob, hal itu tidak menyurutkan antusiasme kedua belah pihak.
Susanti mengapresiasi semangat siswa yang tetap bersemangat menunggu, serta kesiapan tim penyambut yang menyambut kedatangan mereka dengan hangat.
Susanti menyampaikan bahwa kedepannya kegiatan serupa akan terus dibuka dan digalakkan.
” Ia mengundang seluruh sekolah di wilayah Bangka Belitung, khususnya yang berada di Pangkalpinang, untuk memanfaatkan fasilitas ini sebagai sarana pembelajaran langsung agar rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap pelestarian sejarah semakin tumbuh di kalangan generasi muda,” tutupnya.(OB/W*)
Tidak ada komentar