Pemkot Pangkalpinang Komitmen Untuk Mencegah Korupsi Melalui Kesadaran ASN

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Mei 2026 22:33 10

PANGKALPINANG, OKEYBOZ.COM — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berkomitmen untuk mencegah korupsi dengan meningkatkan kesadaran aparatur sipil negara (ASN).

Sebagai langkah awal, Pemkot Pangkalpinang melakukan kegiatan sosialisasi antikorupsi yang diciptakan oleh Inspektorat Kota Pangkalpinang serta mendapat dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyampaikan bahwa kegiatan itu dimaksudkan untuk membangun kesadaran dan memperkuat komitmen para ASN beserta masyarakat dalam upaya bersama memberantas dan mencegah tindak korupsi di lingkup pemerintahan.

“Ini kegiatan hari ini digagas oleh Inspektorat Kota Pangkalpinang dan disupport oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Tentu dalam rangka kita memberikan penguatan kepada ASN kita khususnya, dan juga kepada mitra-mitra di masyarakat dalam upaya mencegah korupsi di Pemerintah Kota Pangkalpinang,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Menurut Saparudin, tindakan korupsi terdiri dari berbagai bentuk, antara lain pemerasan, gratifikasi, hingga penyalahgunaan kewenangan. Oleh sebab itu, pencegahan korupsi dapat dimulai dari kesadaran pribadi masing-masing ASN.

“Yang terpenting adalah dari diri mereka sendiri harus penuh dengan kesadaran diri bahwa korupsi itu merusak kita dan tentunya korupsi itu dosa. Jadi harus punya kesadaran pribadi untuk tidak melakukan korupsi,” katanya.

Saparudin menghimbau para ASN agar aktif mengingatkan orang-orang di sekitar mereka untuk menjauhi segala bentuk korupsi. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan tidak membuka celah bagi terjadinya praktik koruptif, khususnya dalam proses pelayanan publik maupun pengurusan berbagai perizinan.

“Kita mengharapkan kepada masyarakat jangan memberikan peluang. Karena korupsi itu bisa dari ASN-nya, bisa juga masyarakat,” tambahnya.

Saparudin turut mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh KPK, Pemerintah Kota Pangkalpinang hingga saat ini masih menempati posisi teratas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk kategori kabupaten/kota dalam hal pengawasan dan pencegahan korupsi.

“Alhamdulillah dari monitoring KPK kita sekarang masih berada di posisi terbaik di Kepulauan Bangka Belitung untuk kabupaten/kota. Tentu ini akan terus kita pertahankan dengan memperkuat kegiatan antikorupsi di kalangan pejabat maupun ASN,” ungkapnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!