Pemerintah Daerah dan Kepala Desa di Pulau Belitung Titip Harapan pada RIPPM PT TIMAH untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Kamis, 9 Jul 2026 16:27 41

BELITUNG, OKEYBOZ.COM – PT TIMAH (Persero) Tbk menggelar Forum Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur pada 1–2 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, OPD, camat, kepala desa, dan perwakilan masyarakat untuk menyerap aspirasi dalam penyusunan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Belitung Timur, Erna Kunondo, mengapresiasi forum tersebut sebagai wadah sinkronisasi program perusahaan dengan kebutuhan daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran. Ia berharap kolaborasi dengan PT TIMAH dapat mempercepat pembangunan, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengembangan UMKM.

Ketua APDESI Belitung Timur, Samsudin, menilai program pemberdayaan PT TIMAH selama ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi. Ia berharap hasil FGD segera ditindaklanjuti untuk mendukung pemulihan ekonomi desa.

Di Kabupaten Belitung, Sekretaris Daerah Marzuki berharap program yang disusun tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi mampu menciptakan sumber penghasilan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas masyarakat, UMKM, pendidikan, dan sektor pariwisata.

Sementara itu, Kepala Desa Lassar, Triska Arafat, mengapresiasi berbagai program PT TIMAH, seperti penanaman mangrove dan bantuan hewan kurban. Ke depan, ia berharap dukungan perusahaan diperluas untuk pengembangan BUMDes, pertanian, peternakan, dan desa wisata.

Sebelumnya, PT TIMAH juga telah melaksanakan FGD RIPPM di sejumlah kabupaten di Pulau Bangka sebagai upaya memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    error: Content is protected !!