
SUNGAILIAT, OKEYBOZ.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka menetapkan daerah ini dalam Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak kemarau panjang melanda.
Pasalnya, sejak daerah ini dilanda kemarau panjang, tingkat karhutla meningkatkan sekian kali lipat dari musim musim sebelumnya.
Plh Kasatpol PP Achmad Suherman saat ditemui diruang kerjanya Senin (10/08/2026) mengatakan, terhitung bulan Januari hingga Agustus 2026, tercatat 300 ha lahan didaerah ini terbakar di dua ratus lebih titik.
Menurut dia, kondisi karhula terparah terjadi sejak kemarau melanda, dimana setiap hari pihaknya menerima 10 laporan terkait karhutla ini.
Tak cuma lahan kosong yang dibakar oleh oknum masyarakat, akan tetapi objek vital lainnya yang ada di desa Air Anyir seperti PLTU nyaris terbakar saat semak membakar laham setempat.
“Jadi kebakaran yang terjadi saat ini sengaja dibakar oleh oknum oknum masyarakat. Kayaknya mereka senang melihat petugas damkar tiada hentinya berurusan dengan kebakaran ini ditengah keterbatasan fasilitas,”katanya.
Karena menurut dia, kendati memiliki 4 unit mobil pemadam kebakaran, pihaknya mengaku kesulitan dalam menjangkau sejumlah wilayah atau lokasi yang terbakar dengan kondisi kendaraan yang sudah tua.
“Ada 4 unit mobil pemadam yang kita miliki. Tapi tidak semuanya dalam kondisi fit dikarenakan sudah tua dan harus mengangkat beban air yang begitu berat, sehingga saat ada laporan terkait kebakaran, kita menghadapi kesulitan dilapangan akibat armada yang kita miliki dalam kondisi tidak fit,”katanya.
Ia menambahkan, ditengah keterbatasan anggaran saat ini, sulit bagi damkar untuk bekerja secara maksimal saat dibutuhkan.
“Bayangkan saja, tugas damkar ini bukan mengatasi masalah kebakaran saja, akan tetapi masalah lainnya seperti ular, ada tawon hingga bencana besar lainnya seperti banjir dan kebakaran itu menjadi tugas damkar. Tapi anggaran untuk kegiatan itu minim sekali ditambah armada seperti mobil yang butuh perawatan, jangan kita agak pusing mensiasatinya,”katanya.
Untuk itu, Suherman berharap kepada masyarakat daerah ini untuk tidak melakukan aktifitas membuka lahan dengan cara dibakar ditengah keterbatasan yang saat ini dihadapi pihak Damkar
“Kami cuma minta tolong itu saja. Kasian petugas Damkar dilapangan, dimana setiap harinya harus berjibaku dengan api di lima sampai 6 titik,”katanya.
Suherman juga menegaskan, pihaknya akan mempidanakan siapa saja yang kedapatan membakar lahan baik itu secara sengaja maupun tidak sengaja.
“Tidak ada toleransi untuk itu, kita akan pidanakan mereka,siapapun itu. Karena kita sudah capek atas ulah mereka ini,”tegasnya.
Selain itu, Suherman juga berharap, tinggi angka karhutla di daerah ini tidak dibebankan kepada Damkar saja, akan tetapi pihak lainnya yang memiliki mobil pemadam ikut ambil bagian dalam mengatasi masalah karhutla di daerah ini.
“Bayangkan saja, sekali jalan BBM yang dihabiskan berapa, belum makan anggota dilapangan. Ditambah fasilitas yang tidak memadai, jadi kita sedih melihatnya,”tambahnya.
Bahkan Suherman memprediksi, tingginya angka karhutla di Bangka itu dilakukan secara sengaja, baik oleh oknum masyarakat maupun pihak pihak lainnya.
“Jadi saya pastikan 99 persen karhutla di Bangka dilakukan secara sengaja, karena dalam sehari kita bisa terima laporan hingga 10 laporan terkait karhutla ini,”katanya.(OB)
Tidak ada komentar